Iran Setuju Mentransfer Uranium yang Diperkaya Tinggi ke China
Ansari Hasyim May 26, 2026 11:03 PM

SERAMBINEWS.COM - Iran telah mengumumkan bahwa mereka siap untuk mentransfer persediaan uranium yang diperkaya tinggi sesuai dengan tuntutan AS, dengan syarat material tersebut ditransfer dan disimpan di China, Al Arabiya, mengutip sumber tingkat tinggi, melaporkan pada 25 Mei.

Teheran mencari jaminan dari China sebelum melanjutkan kesepakatan dengan AS untuk mengakhiri perang, kata media tersebut.

Baca juga: AS-Iran Kian Memanas, IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9, Jet F-35 Ikut Jadi Sasaran

The New York Times, mengutip tiga pejabat Iran, melaporkan pada 24 Mei bahwa masalah uranium yang diperkaya diperkirakan akan dinegosiasikan dengan Amerika Serikat dalam 30 hingga 60 hari ke depan.

Namun, mekanisme bagaimana Teheran akan membuang persediaan ini masih dalam pembahasan.

Sebelumnya Rusia menawarkan untuk menerima uranium yang diperkaya Iran untuk penyimpanan atau pengolahan ulang.  

Diktator Rusia Vladimir Putin membahas gagasan tersebut dengan pemimpin Tiongkok Xi Jinping dalam pertemuan di Beijing pada 20 Mei.

Putin juga mencoba membujuk Presiden AS Donald Trump tentang proposal tersebut, tetapi Trump menolak, lapor Axios. 

Seorang pejabat AS mengatakan posisi Washington adalah bahwa mereka membutuhkan kendali yang andal atas uranium tersebut.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.