TRIBUNKALTARA.COM - Inilah tujuh amalan sunnah sebelum Salat Idul Adha 1447 H atau 2026 yang umat Muslim Kaltara jangan sampai lewatkan.
Umat Muslim hari ini, Rabu 27 Mei 2026, akan melaksanakan Salat Idul Adha 1447 H.
Sebelum melaksanakan Salat Idul Adha, umat Muslim perlu mengetahui amalan sunnah Idul Adha agar bisa mendulang pahala.
Dengan melaksanakan amalan sunnah Idul Adha ini, diharapkan agar umat Muslim utamanya di Kaltara juga lebih khusyuk dan lancar saat Salat Idul Adha
Berikut ini TribunKaltara.com sajikan tujuh amalan sunnah Salat Idul Adha yang umat Muslim perlu ketahui.
Baca juga: Niat dan Tata Cara Salat Idul Adha 2026, Umat Muslim Kaltara Perlu Ketahui
1. Mandi sebelum Salat Idul Adha
Disebutkan dalam beberapa hadits bahwa Nabi Muhammad SAW mandi pada hari Idul Fitri dan Idul Adha.
2. Memakai Pakaian yang Terbaik dan Wewangian
Dianjurkan mengenakan pakaian terbaik dan wewangian untuk melaksanakan salat Idul Adha.
Sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadits, Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata:
"Rasulullah SAW menyuruh kami agar memakai pakaian terbaik dan wewangian terbaik yang kamu miliki pada dua hari raya." (HR. Al-Hakim).
3. Mengumandangkan Takbir
Takbiran Idul Adha dilakukan sejak waktu fajar pada hari Arafah atau tanggal 9 Dzulhijjah hingga akhir hari tasyrik tanggal 13 Dzulhijjah.
4. Melaksanakan Salat Idul Adha
Sebagaimana hadits dari Ibnu Umar Ra, bahwa Rasulullah SAW, Abu Bakar, dan Umar Ra, mereka biasa melakukan shalat dua hari raya sebelum berkhutbah. (HR Al Bukhari, Muslim, An-Nasa’i, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad dan Muslim).
5. Makan setelah Salat Idul Adha
Disunnahkan menunda makan sebelum berangkat salat Idul Adha sebagaimana diriwayatkan oleh Budairah bahwa Rasulullah SAW tidak berangkat pada hari Idul Fitri sebelum makan terlebih dahulu dan beliau tidak makan pada waktu Idul Adha kecuali setelah pulang dari salat Idul Adha.
6. Pergi dan Pulang Mengambil Jalan yang Berbeda
Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits disampaikan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika shalat ‘Id, beliau lewat jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang.“ (HR Al Bukhari).
(*)
(Tribunnews.com/Nuryanti)