Sosok Bripda Muhammad Kadafi, Polisi Viral Bantu Biaya RS & Pemakaman Bayi, Berjiwa Sosial Tinggi
Listusista Anggeng Rasmi May 27, 2026 08:44 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sosok Bripda Muhammad Kadafi mendadak menjadi perhatian publik dan banjir pujian dari netizen setelah aksinya membantu keluarga kurang mampu di Palembang viral di media sosial.

Polisi muda tersebut dikenal karena kepeduliannya saat membantu menebus jenazah seorang bayi yang sempat tertahan di rumah sakit akibat kendala biaya administrasi.

Tak hanya membantu pembayaran, Bripda Muhammad Kadafi juga ikut mengantarkan jenazah bayi itu hingga ke tempat peristirahatan terakhirnya sebagai bentuk empati terhadap keluarga korban.

Kisah haru tersebut diungkap melalui unggahan akun Instagram resmi Korpolairud Polri pada Selasa (26/5/2026) dan langsung menyentuh hati banyak warganet.

Dalam unggahan itu dijelaskan bahwa seorang balita bernama Keyvano Affinata Alfarez yang baru berusia 5 bulan 5 hari meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Palembang.

Namun setelah sang bayi dinyatakan meninggal dunia, pihak keluarga ternyata belum dapat membawa pulang jenazah karena terkendala biaya rumah sakit yang belum terselesaikan.

Diketahui, balita tersebut belum memiliki BPJS Kesehatan karena pihak keluarga masih dalam proses pengurusan kartu keluarga.

Kondisi tersebut membuat seluruh biaya pengobatan harus ditanggung secara mandiri oleh pihak keluarga.

Situasi itu membuat ibu korban berusaha mencari bantuan dana demi anaknya bisa dimakamkan secara layak dan tidak terus tertahan di rumah sakit.

Dengan kondisi ekonomi yang terbatas, sang ibu bersama beberapa rekannya bahkan berkeliling selama berjam-jam untuk mencari bantuan donasi dari berbagai pihak.

Baca juga: Pocong Jadi-jadian Meresahkan Bekasi, Polisi Bakal Buru Pelaku & Minta Warga Jangan Mudah Percaya

POLISI BAIK - Sosok Bripda Muhammad Kadafi, polisi muda di Palembang, Sumsel, kini tengah jadi sorotan netizen.
POLISI BAIK - Sosok Bripda Muhammad Kadafi, polisi muda di Palembang, Sumsel, kini tengah jadi sorotan netizen. ((Ist)/kolase Istimewa)

Sejak pukul 10.00 WIB hingga sekitar pukul 22.00 WIB, pihak keluarga melalui sang ibu bersama rekan-rekannya berupaya mencari bantuan donasi dengan berkeliling karena keterbatasan ekonomi untuk menyelesaikan biaya rumah sakit dan penebusan jenazah.

Meski telah berusaha selama hampir sepuluh jam, dana yang terkumpul disebut masih belum cukup untuk menyelesaikan seluruh administrasi rumah sakit.

Kabar mengenai jenazah bayi yang belum bisa dipulangkan itu kemudian menyebar dari mulut ke mulut hingga akhirnya sampai kepada sejumlah tokoh masyarakat dan aparat yang tergerak membantu.

Terdengarlah kabar bahwa orang tua pasien sedang berusaha mengumpulkan dana ke sana kemari namun belum juga mencukupi kebutuhan administrasi rumah sakit.

Informasi tersebut kemudian sampai kepada Febri Zulian selaku Ketua Umum Generasi Ratu Dewa.

Di tengah situasi penuh kesedihan tersebut, kehadiran Bripda Muhammad Kadafi menjadi secercah harapan bagi keluarga kecil itu karena membantu memastikan Keyvano Affinata Alfarez akhirnya bisa dimakamkan dengan layak.

Aksi kemanusiaan polisi muda tersebut pun menuai apresiasi luas dari masyarakat yang menilai kepedulian dan empatinya menjadi contoh nyata bahwa kehadiran aparat tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga soal kemanusiaan.

Bergerak Memberi Bantuan

Mengetahui kondisi tersebut, Febri Zulian kemudian langsung menginformasikan ke rekan-rekannya untuk mencari bantuan bagi keluarga almarhum bayi tersebut.

Saat itu, Bripda Muhammad Kadafi yang sedang melaksanakan piket di Mako Ditpolairud Polda Sumsel turut mendengar kabar tersebut.

Polisi muda itu dan langsung terketuk hatinya untuk membantu keluarga korban.

POLISI VIRAL- Muhammad Kadafi, polisi berpangkat Bripda viral melunasi seluruh tagihan perawatan RS jenazah bayi senilai Rp8.000.000 menggunakan uang pribadinya. ((Ist)/Instagram/korpolairud)

Baca juga: Profil Yuni Utami Eks Polwan Viral yang Kembali Bikin Onar, Pecatan Polisi Dikenal Kerap Buat Gaduh

"Bripda Muhammad Kadafi kemudian berkomunikasi dengan Febri Zulian terkait bantuan untuk meringankan kekurangan biaya pengobatan serta administrasi penebusan jenazah," tulis akun itu lagi.

Tanpa ragu, ia memberikan bantuan untuk melunasi sisa biaya administrasi sebesar Rp 8 juta dari total tagihan Rp 11 juta.

Tak berhenti di situ, setelah membantu biaya administrasi, Bripda Muhammad Kadafi juga turut mendampingi dan mengantarkan jenazah hingga ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Almarhum Keyvano Affinata Alfarez dimakamkan di TPU Kandang Kawat Palembang.

Atas bantuan tersebut, pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolda Sumsel, Dirpolairud Polda Sumsel, serta Kabag Binopsnal Ditpolairud Polda Sumsel yang telah membina personel dengan jiwa sosial dan kepedulian tinggi terhadap masyarakat.

“Tindakan Bripda Muhammad Kadafi menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga memiliki empati serta kepedulian kemanusiaan terhadap warga yang sedang mengalami musibah,” ungkap pihak keluarga.

Aksi kemanusiaan tersebut pun mendapat apresiasi dari masyarakat dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama.

Bripda Muhammad Kadafi diketahui merupakan personel Binopsnal Ditpolairud Polda Sumatera Selatan.

Kisah kebaikan Bripda Muhammad Kadafi ini pun viral di media sosial TikTok.

Akun Enzo Alizio Dirgantara mengaku mengenal sosok Kadafi.

Ia mengatakan kalau Kadafi sudah mengabdi di kepolisian hampir 14 tahun.

"Memang beliau ini orang baik, beliau ini sering baik kesiapapun, beliau lulusan tamtama 2012 dan SDH sekolah Bintara, kurang lebih hampiri mengabdi 14 tahun, semoga kak davi dpat penghargaan dri kapolri atau Kapolda," tulisnya.

Penghasilan disisihkan untuk membantu warga

Bripda merupakan salah satu pangkat awal dalam jenjang kepolisian.

Gaji pokok anggota polisi berpangkat Brigadir Polisi Dua atau Bripda disebut berkisar Rp 2.272.100 hingga Rp 3.733.700 per bulan, tergantung masa kerja golongan.

Jumlah tersebut belum termasuk tunjangan bulanan yang diterima anggota Polri.

Selain gaji pokok, anggota Polri juga memperoleh tunjangan kinerja, tunjangan keluarga, tunjangan lauk pauk, tunjangan jabatan, serta tunjangan khusus untuk daerah tertentu.

Di tengah penghasilannya sebagai polisi muda, Bripda Muhammad Kadafi memilih menyisihkan uang pribadinya untuk membantu keluarga almarhum Keyvano.

Bantuan itu membuat jenazah bayi tersebut dapat dipulangkan dan dimakamkan oleh keluarga.

(Tribunnewsmaker.com/ TribunnewsBogor/ Vivi Febrianti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.