Sholat Idul Adha Bersama Warga, Bupati Batang Hari Ajak Tingkatkan Ketakwaan dan Semangat Berkurban
Suci Rahayu PK May 27, 2026 12:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN -  Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Bupati Batang Hari untuk mengajak masyarakat meningkatkan ketakwaan dan memperkuat kepedulian sosial melalui semangat berkurban, Rabu (27/5/2026).

Sholat Idul Adha 1447 Hijriah atau bertepatan dengan tahun 2026 Masehi tersebut dilaksanakan di Masjid Asy-Syuhada, Desa Terusan, Kecamatan Maro Sebo Ilir, bersama masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu Bupati Batang Hari, MHD Fadhil Arief menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi menjadi pengingat bagi umat muslim untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Bupati Batang Hari, M Fadhil Arief salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Asy-Syuhada, Desa Terusan, Kecamatan Maro Sebo Ilir, bersama masyarakat setempat, Rabu (27/5/2026)
Bupati Batang Hari, M Fadhil Arief salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Asy-Syuhada, Desa Terusan, Kecamatan Maro Sebo Ilir, bersama masyarakat setempat, Rabu (27/5/2026) (Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah)

Menurutnya, momentum Idul Adha menjadi kesempatan untuk merefleksikan diri agar semakin memperkuat nilai keimanan dan kepedulian terhadap sesama.

"Ini berdasarkan perintah Allah bagaimana ketakwaan kita terus meningkat. Momentum Hari Raya Idul Adha ini adalah kesempatan untuk mengingatkan dan menyadarkan kita agar terus meningkatkan ketakwaan," katanya. 

Ia menjelaskan, terdapat banyak makna yang dapat diambil dari ibadah kurban, diantaranya tentang pentingnya berbagi dan rela berkorban untuk orang lain.

Baca juga: Pemkot Jambi Sembelih 16 Sapi di Balaikota, Total 187 Hewan Kurban Disebar ke Kelurahan

Baca juga: Kronologi Sapi Kurban Ngamuk di Kotabaru Jambi, Berawal Salah Alamat

Ia menyebutkan, pengorbanan dalam kehidupan tidak hanya diwujudkan melalui penyembelihan hewan kurban, tetapi juga melalui waktu, tenaga, pikiran hingga rasa toleransi kepada sesama.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membangun hubungan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

"Berkurban ini bukan hanya dalam bentuk daging saja, tetapi juga pengorbanan waktu, toleransi, tenggang rasa, pikiran dan kelebihan lain yang kita miliki untuk diberikan kepada orang lain," ujarnya. 

Ia berharap momentum Idul Adha tahun ini dapat semakin menyadarkan untuk terus memperkuat ketakwaan sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Selain itu, ia juga berharap penyaluran daging kurban dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat serta membawa keberkahan, kesehatan dan kekuatan di tengah tantangan era global saat ini.

"Mudah-mudahan di tahun ini kita semakin sadar untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dan bisa bermanfaat bagi orang sekitar," pungkasnya. (Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Pemkot Jambi Sembelih 16 Sapi di Balaikota, Total 187 Hewan Kurban Disebar ke Kelurahan

Baca juga: Kronologi Sapi Kurban Ngamuk di Kotabaru Jambi, Berawal Salah Alamat

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.