Progres Terkini Jalan Tol Trans Sumatera di Jambi-Palembang dan Jambi-Riau
Darwin Sijabat May 27, 2026 12:11 PM

 

TRIBUNJAMBI.COM – Provinsi Jambi kini sedang bersiap menyambut era baru konektivitas bebas hambatan dengan terhubungnya jalan tol Trans Sumatera (JTTS).

Sebagai wilayah strategis di tengah Pulau Sumatera, Jambi terus dikepung oleh percepatan pembangunan JTTS.

Pembangunan itu baik koridor yang datang dari arah Palembang, Sumatra Selatan maupun persiapan bentangan relasi menuju Rengat, Privinsi Riau.

1. Koridor Selatan: Jalur Jambi-Palembang, Betung–Tempino-Jambi Kian Dekat

Pembangunan dari arah Palembang, Sumatra Selatan menjadi prioritas utama yang mencatatkan progres paling masif. 

Untuk memastikan proyek ini berjalan tanpa sumbatan regulasi, Kantor Staf Presiden (KSP) bersama jajaran Kementerian ATR/BPN bahkan turun langsung mengawal jalannya proyek di lapangan.

Berdasarkan data operasional terbaru, pengerjaan dibagi ke dalam dua ruas besar yang digarap secara paralel oleh PT Hutama Karya (Persero):

- Ruas Palembang–Betung (69,2 km)

Jalur krusial yang mengawali kelanjutan dari Tol Kayu Agung ini telah mencatatkan progres konstruksi fisik sebesar 82,24 persen dengan pembebasan lahan yang sudah menyentuh 87,45 persen. 

Hutama Karya menargetkan sisa pembebasan lahan pada seksi ini dapat rampung sepenuhnya pada Juni 2026, sehingga konstruksi final skala besar bisa dieksekusi per Juli 2026 demi mengejar target operasional akhir tahun 2026.

Baca juga: Teman SMA Jadi Pelaku Pembunuhan Wanita Asal Depok, Korban Dibuang dari Tol di Bogor

Baca juga: Kronologi Sapi Kurban Ngamuk di Kotabaru Jambi, Berawal Salah Alamat

- Ruas Betung–Tempino–Jambi (170,7 km)

Ruas yang menjadi tumpuan utama penentu masuknya jalur tol ke tanah Jambi ini secara keseluruhan telah mencatatkan progres konstruksi sebesar 58,34 persen dengan pengadaan lahan mencapai 69,18 persen. 

Keberadaan seksi 1 pada ruas ini juga ditargetkan oleh pemerintah untuk dapat beroperasi fungsional pada akhir tahun 2026.

Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menerangkan tersambungnya jalur ini merupakan solusi jangka panjang bagi mobilitas regional.

“Keberadaan jalan tol ini diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini terjadi pada jalan nasional, sehingga masyarakat dapat memperoleh waktu perjalanan yang lebih efisien. Selain itu, jalan tol ini juga akan memperlancar arus logistik dan distribusi barang,” pungkas Hamdani belum lama ini dilansir dari laman Hutama Karya.

2. Koridor Utara: Persiapan Tol Jambi–Rengat (Riau)

Sementara jalur dari arah selatan mulai mendekati babak akhir, cetak biru pembangunan tol dari arah Utara—yang menghubungkan Jambi langsung ke Provinsi Riau—juga terus dimatangkan. 

Ruas Tol Jambi–Rengat yang direncanakan membentang sepanjang 198,13 km kini masuk ke dalam rencana pengembangan Tahap II JTTS.

Pada tahun 2026 ini, fokus utama pemerintah daerah dan pusat berada pada fase finalisasi dokumen-dokumen administratif penting, termasuk Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Detail Engineering Design (DED), serta pemetaan awal pengadaan lahan.

Proses pelelangan dan penandatanganan kontrak proyek ini dijadwalkan akan berlangsung pada awal tahun 2027. 

Adapun pengerjaan fisik perdana akan diprioritaskan pada sub-ruas Simpang Ness hingga Merlung yang ditargetkan mulai berjalan pada periode 2027–2028. 

Baca juga: KSP Turun ke Lapangan Kawal Pembangunan Tol Jambi-Palembang, Ini Progresnya

Baca juga: Warga Jambi Siap-Siap, Operasi Patuh 2026 Sasar Pelanggar ETLE, Catat Jadwalnya

Dengan dukungan pendanaan dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), keseluruhan Tol Jambi–Rengat diproyeksikan dapat beroperasi penuh pada tahun 2029 mendatang.

Dampak Ekonomi Makro untuk Jambi

Kombinasi tersambungnya tol dari arah Palembang dan Riau ini dipastikan akan mengubah wajah ekonomi Jambi secara dramatis. 

Distribusi komoditas andalan Jambi, seperti perkebunan karet dan kopi, tidak lagi harus menempuh jalur darat nasional yang padat dan berisiko.

Selain itu, integrasi JTTS ini juga akan terhubung langsung dengan rencana pembangunan jalan tol menuju Pelabuhan Internasional Palembang Baru di Tanjung Carat. 

Dengan demikian, arus logistik dari Jambi menuju pintu ekspor laut lepas akan menjadi jauh lebih murah, cepat, dan memiliki daya saing tinggi di pasar internasional.

Baca juga: Jambi Top 7, Tumpukan Uang di Meja Rumah Dinas Gubernur

Baca juga: Malam Takbiran Idul Adha 1447 H di Batang Hari, Polres Siagakan 75 Personel Pengamanan

Baca juga: Segera Sidang, 4 Tersangka Rudapaksa Remaja 18 Tahun di Jambi Ditahan di Lapas

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.