TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Momen Iduladha 2026 menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi Irsan Marwanda Bachtiar, warga Bondowoso. Sepulang melaksanakan salat Iduladha Rabu (27/5/2026), ia bersama keluarganya justru tidak bisa masuk ke rumah karena pagar dalam kondisi terkunci.
Pria berusia 29 tahun itu mengaku lupa bahwa kunci pagar rumah terpisah dari kunci utama rumah. Saat berangkat menuju Masjid Agung At-Taqwa untuk salat Iduladha, ia sempat menggembok pagar tanpa membawa kunci tersebut.
“Kunci rumah itu tidak jadi satu dengan kunci pagar,” ujar Irsan.
Baca juga: Damkar Bondowoso Evakuasi Ular Kobra 1,2 Meter dari Rumah Warga di Tegalampel
Ia baru menyadari kesalahannya setelah kembali dari masjid. Kunci pagar ternyata tertinggal di dalam rumah, sementara pagar rumah sudah terlanjur terkunci dari luar.
Karena kesulitan masuk ke rumah, Irsan akhirnya meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bondowoso.
Baca juga: Sapi Limosin Hamil 9 Bulan Berbobot 1 Ton Terperosok ke Septic Tank, Diselamatkan Damkar Bondowoso
Menurut Irsan, petugas Damkar datang dengan membawa tangga untuk melewati pagar rumah yang cukup tinggi. Setelah berhasil masuk ke halaman, petugas kemudian mengambil kunci yang berada di dalam rumah dan membuka pagar.
“Petugas Damkar pakai tangga lewat atas pagar, kan pagarnya tinggi. Terus turun ke halaman, ya petugas Damkar yang bantu ambilkan kunci di dalam,” jelasnya sambil tertawa malu.
Baca juga: Laporan Kebakaran Palsu Resahkan Petugas Damkar Banyuwangi
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Bondowoso, Vara Tedy, mengatakan tim langsung bergerak setelah menerima laporan dari warga.
“Tim langsung meluncur ke lokasi,” ujarnya.
Setelah memperoleh informasi posisi kunci di dalam rumah, petugas berhasil mengambil kunci tersebut dan membuka pagar sehingga keluarga Irsan dapat kembali masuk ke rumah mereka.