DPR Sebut Bantuan Hewan Kurban Prabowo dari APBN Sah dan Wajar, Sebut Presiden Sebelumnya Juga Sama
Elvera Kumalasari May 27, 2026 02:57 PM

- Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menegaskan, penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk bantuan kurban Presiden Prabowo Subianto merupakan hal yang wajar dalam praktik kenegaraan.

Menurut Sugiat, kepala negara memang memiliki alokasi anggaran untuk membantu masyarakat melalui berbagai program sosial.

“Ini hal yang biasa dalam persoalan kenegaraan. Presiden sebagai kepala negara memang memiliki anggaran yang diperuntukkan membantu masyarakat,” kata Sugiat saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (27/5/2026).

Politikus Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan bantuan presiden kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan dalam bentuk hewan kurban, tetapi juga melalui dukungan di sektor pendidikan, kesehatan, hingga fasilitas publik.

Ia meminta publik melihat program bantuan kurban tersebut dari sisi manfaat yang dirasakan masyarakat, khususnya menjelang Iduladha.

Sugiat juga menepis anggapan bahwa penggunaan APBN untuk bantuan kurban baru dilakukan pada masa pemerintahan Presiden Prabowo. Menurutnya, program serupa telah dijalankan oleh presiden-presiden sebelumnya.

Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan hewan kurban pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau tahun 2026.

Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan jumlah sapi yang diserahkan pada Idul Adha kali ini yakni sebanyak 1.098 ekor sapi.

Sapi kurban tersebut diserahkan ke seluruh provinsi, kabupaten, dan kotamadya. Masing-masing daerah akan menerima satu hingga dua ekor sapi tergantung bobot sapinya. Standar bobot sapi Presiden yakni 800 kilogram hingga 1,3 ton.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.