TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Panitia pemotongan hewan kurban Iduladha 1447 H Masjid Darul Ulum Amban, Manokwari, Papua Barat, menyiapkan sekitar 600 paket daging kurban untuk dibagikan kepada jemaah dan masyarakat.
Tahun ini, jumlah hewan kurban yang terkumpul mencapai 16 ekor sapi dan 3 ekor kambing.
Penanggung jawab pendataan dan distribusi daging kurban, Dwi Hidrawaty, menjelaskan bahwa jumlah hewan kurban setiap tahun mengalami perubahan, bergantung pada partisipasi pekurban serta bantuan dari berbagai pihak.
“Untuk penyediaan hewan kurban setiap tahun berubah-ubah jumlahnya. Tahun sebelumnya sekitar 500 sampai 600 paket yang dibagikan,” ujarnya.
Dwi menuturkan, sasaran pembagian daging kurban diprioritaskan bagi jamaah Masjid Darul Ulum Amban dan masyarakat sekitar, termasuk mahasiswa Universitas Papua (Unipa) yang tinggal di kos-kosan sekitar masjid.
Baca juga: Sapi Kurban di Manokwari Nngamuk dan Lari ke Jalan, Warga Jadi Tim Penangkap Dadakan
“Ada sekitar 600-an paket daging kurban yang dibagikan untuk jamaah dan masyarakat, termasuk anak-anak kos yang sedang menempuh studi di Unipa,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar hewan kurban berasal dari jamaah masjid.
Tercatat 10 ekor sapi merupakan hasil patungan tujuh orang untuk setiap ekor, sementara tiga orang lainnya menyumbangkan sapi secara pribadi.
Bantuan juga datang dari berbagai pihak, di antaranya Kodam Kasuari, anggota DPR, SCTV, dan Universitas Papua.
“Total semuanya ada 16 ekor sapi dan 3 ekor kambing,” jelas Dwi.
Baca juga: Momen Iduladha 1447 H, DPC PDI Perjuangan Manokwari Bagi Daging Kurban untuk Ratusan Warga
Dalam proses pembagian, masyarakat diwajibkan membawa kupon yang telah dibagikan sebelumnya oleh panitia.
Menurut Dwi, penggunaan kupon bertujuan agar pendistribusian berjalan tertib dan merata serta menghindari penerimaan ganda.
“Kupon digunakan untuk mendata masyarakat secara teratur supaya pembagian berjalan baik dan tidak ada penerimaan dobel,” ujarnya.
Penerima daging kurban tersebar di sejumlah wilayah sekitar Amban, di antaranya Amban, Manunggal, Tugu Amban, Amban Pantai, Petrus Kafiar, Anggori Indah, hingga Manggoapi.
Dwi berharap jumlah hewan kurban pada tahun-tahun mendatang dapat terus meningkat sehingga semakin banyak masyarakat yang menerima manfaat.
“Kami berharap tahun depan hewan kurban lebih banyak lagi sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa menerima,” tutupnya.