Jamaah Haji Asal Aceh Tamiang Meninggal di Arafah, Total Dua Orang Wafat
Muliadi Gani May 27, 2026 04:54 PM

 


PROHABA.CO, BANDA ACEH -  Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kabar duka datang dari Tanah Suci Mekkah.

Seorang jamaah haji bernama Maimunah Yusuf Ali binti Yusuf Ibrahim asal Kabupaten Aceh Tamiang yang tergabung dalam Embarkasi Banda Aceh dilaporkan meninggal dunia di Padang Arafah, Arab Saudi, pada Selasa (26/5/2026). 

Almarhumah tergabung dalam Kloter 13 dengan nomor seat 338, berasal dari Dusun Butsi, Masjid Sungai Yu, Kabupaten Aceh Tamiang.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, Arijal, menyampaikan bahwa Maimunah Yusuf Ali meninggal dunia pada Selasa malam sekitar pukul 16.27 Waktu Arab Saudi (WAS) atau pukul 20.27 WIB di Padang Arafah saat menjalankan rangkaian ibadah haji.

Berdasarkan laporan medis yang diterima petugas, almarhumah wafat akibat acute gastroenteritis.

Acute gastroenteritis merupakan peradangan akut pada lambung dan usus yang umumnya ditandai dengan gejala diare, muntah, sakit perut, hingga demam.

Penyakit ini dalam istilah sehari-hari lebih dikenal dengan sebutan muntaber.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan dehidrasi berat apabila tidak segera mendapatkan penanganan medis yang tepat, terutama pada jamaah lanjut usia atau mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Dengan bertambahnya satu jamaah yang meninggal dunia, jumlah jamaah haji asal Aceh yang wafat di Tanah Suci hingga saat ini tercatat menjadi dua orang.

Baca juga: Jamaah Haji Asal Bireuen Meninggal di Padang Arafah Saat Puncak Ibadah Haji

Baca juga: Ribuan Jamaah Padati Shalat Idul Adha di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Sebelumnya, seorang jamaah asal Kabupaten Bireuen bernama Nurwaida Muhammad Yusuf yang tergabung dalam Kloter 8 juga dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

Adapun Nurwaida Muhammad Yusuf diketahui berasal dari Dusun Mesjid Tuha, Jurong Binjee, Samalanga, Kabupaten Bireuen.

Sementara Maimunah Yusuf Ali merupakan jamaah asal Kabupaten Aceh Tamiang yang tergabung dalam Kloter 13 Embarkasi Banda Aceh.

Arijal menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya dua jamaah haji asal Aceh tersebut.

Ia berharap seluruh amal ibadah almarhumah diterima Allah SWT serta memperoleh predikat haji mabrur.

“Semoga segala amal ibadah mereka diterima Allah SWT, diampunkan segala dosanya, memperoleh haji mabrur, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Arijal.

Selain itu, Arijal juga mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk turut mendoakan jamaah haji yang masih berada di Tanah Suci agar diberikan kesehatan, kemudahan, serta keselamatan selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.

Ia juga mengingatkan para petugas kloter dan jamaah agar tetap menjaga kesehatan fisik, memperhatikan asupan makanan dan cairan tubuh, serta menjaga kekompakan selama berada di Arab Saudi. 

“Kepada para petugas kloter dan jamaah, kami berharap tetap semangat, sabar, menjaga kesehatan, dan tetap kompak dalam menghadapi berbagai kondisi di Tanah Suci,” ujar Arijal.

(Serambinews.com/Muhammad Nasir)

Baca juga: Jamaah Haji Aceh Kloter II Mendarat di Jeddah, Langsung Bertolak ke Mekkah Jalan Darat

Baca juga: Tak Puas Pembagian Hasil Kopi, Menantu di Empat Lawang Bunuh Ibu Mertua dan Buang Jasad ke Sungai

Baca juga: Pemerintah Kucur Dana Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Rp100,1 Triliun

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.