Sapi Kurban Lepas dan Tercebur ke Saluran Air di Koja saat Mau Dipotong, Damkar Turun Tangan
Ferdinand Waskita Suryacahya May 27, 2026 06:52 PM

 

 

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Kejadian tak biasa terjadi menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di kawasan Koja, Jakarta Utara, Rabu (27/5/2026).

Seekor sapi kurban milik warga mendadak lepas dari ikatan lalu tercebur ke saluran air sedalam sekitar satu meter di Jalan Walang Baru 5, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Petugas pemadam kebakaran pun dikerahkan untuk mengevakuasi hewan berbobot ratusan kilogram tersebut.

Peristiwa bermula saat sapi jenis Jawa sepanjang kurang lebih dua meter itu diikat di halaman rumah warga untuk kemudian diserahkan kepada panitia kurban.

Namun, tak lama kemudian tali pengikat terlepas.

Sapi itu berlari dan terperosok ke dalam saluran air di dekat permukiman warga.

Warga yang panik kemudian melapor ke petugas pemadam kebakaran Jakarta Utara untuk meminta bantuan.

Merespons laporan itu, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara mengerahkan petugas ke lokasi.

Sebanyak enam personel diturunkan untuk mengevakuasi sapi tersebut.

Petugas Gulkarmat Jakarta Utara, Gordy Gordon mengatakan, proses evakuasi cukup menantang lantaran kondisi sapi saat itu dalam keadaan panik dan stres.

"Oke, jadi pada saat evakuasi tadi kondisi sapi memang terlihat agak sedikit stres ya, karena memang baru saja jatuh terlepas dari ikatannya kemudian jatuh ke parit," kata Gordy.

Menurut Gordy, kondisi hewan yang panik membuat petugas harus bekerja ekstra hati-hati.

Pasalnya, gerakan sapi yang tidak terkontrol berisiko membahayakan petugas di lapangan.

"Nah mungkin agak sedikit sapinya ketakutan, stres, panik, dan itu membuat tingkat kesulitan semakin berbahaya untuk petugas di lapangan," ujarnya.

Ia menjelaskan, tantangan terbesar saat proses evakuasi ialah memastikan sapi tetap tenang sebelum diangkat dari saluran air.

Petugas juga harus mewaspadai tendangan sapi yang bisa menyebabkan luka serius.

"Yang sangat menyulitkan ketika petugas menyelamatkan harus waspada karena ada tendangan-tendangan sapi yang sangat membahayakan. Kita harus pelan-pelan, tidak tergesa-gesa sampai benar-benar sapi itu rileks," ucap Gordy.

Setelah sekitar 14 menit berjibaku, petugas akhirnya berhasil menarik sapi tersebut dari saluran air dalam keadaan selamat.

Warga yang berada di lokasi ikut membantu mengamankan area saat proses evakuasi berlangsung.

Usai dievakuasi, sapi kurban itu langsung diamankan kembali oleh warga.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.