Souza Keluar Persija, Rumor Persib Ditinggalkan Bojan Hodak, Rekam Jejak Gemilang di Malaysia
Ferdinand Waskita Suryacahya May 27, 2026 09:53 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Nama Mauricio Souza dan Bojan Hodak mencuri perhatian pecinta sepakbola.

Pasalnya, kedua nama itu memimpin dua klub sarat sejarah Persija Jakarta dan Persib Bandung pada Super League 2025/2026.

Mauricio Souza akhirnya keluar dari Persija setelah manajemen Macan Kemayoran tidak memperpanjang kontrak pelatih asal Brasil itu.

Sedangkan, Bojan Hodak resmi mundur dari kepelatihan Persib Bandung setelah Super League 2025/2026 berakhir.

Namun, Bojan Hodak tetap bertahan di Persib Bandung sebagai Shareholder Group Technical Advisor Persib Bandung.

RUMOR BOJAN HODAK - Nasib Bojan Hodak diungkit akun instagram pengamat sepak bola Malaysia bernama @palataoball pada Selasa (26/5/2026). Mauricio Souza keluar Persija. (Persija/Persib)

Rumor Bojan Hodak

Dikutip dari TribunWow, nasib Bojan Hodak diungkit akun instagram pengamat sepak bola Malaysia bernama @palataoball pada Selasa (26/5/2026).

Di mana, Bojan Hodak berpotensi kembali ke Liga Malaysia meski saat ini menjabat sebagai penasihat strategis Persib Bandung.

Akun tersebut kemudian membeberkan nama-nama klub Liga Malaysia yang berpotensi jadi labuhan Bojan Hodak.

Di antaranya seperti Negeri Sembilan, Penang, hingga Terengganu.

"4 pilihan menarik Bojan Hodak. Setelah meninggalkan posisinya sebagai pelatih Persib Bandung, Bojan sekarang adalah penasihat teknis klub.  Namun, jika dia tertarik untuk kembali ke Malaysia, Negeri Sembilan, Penang, Terengganu & DPMM adalah pilihan yang menarik," tulis akun @palataoball.

Sebagai informasi, Bojan Hodak pernah berkiprah di Liga Malaysia pada tahun 2012 smpai dengan 2015, kemudian di tahun 2021 sampai dengan 2023.

Beberapa klub Liga Malaysia yang pernah ditangani Bojan Hodak adalah Johor Darul Takzim, Kelantan FC, dan Kuala Lumpur.

Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Petugas Eksekutif di Penang FC pada tahun 2016.

Pelatih asal Kroasia tersebut juga pernah menjabat sebagai pelatih Timnas U-19 Malaysia pada tahun 2017 hingga 2019.

Ia pernah meraih penghargaan di Liga Malaysia, seperti trofi Malaysia Champions pada musim 2011/2012 bersama Kelantan FC, kemudian 2013/2014 bersama JDT.

Kemudian ia pernah menjuarai Piala FA Malaysia pada musim 2011/2012 dan 2012/2013.

Berkaca dari itu, tidak heran jika Bojan Hodak masih dibahas oleh sebagian akun-akun pengamat sepak bola Malaysia.

Mauricio Souza Keluar Persija

Sinyal Mauricio Souza meninggalkan Persija Jakarta akhirnya terjawab pada Selasa (26/5/2026) malam.

Mauricio Souza sempat menyampaikan salam perpisahan melalui story instagram pribadinya @mauricio__souza_.

Terkini, manajemen Persija Jakarta menyatakan tidak memperpanjang kontrak Mauricio Souza.

Kontrak Mauricio Souza berakhir di akhir musim 2025/2026.

Keputusan itu diambil Macan Kemayoran mengingat bahwa target yang disepakati pada awal kontrak tidak tercapai.

Dikutip dari akun instagram Persija Jakarta, klub kebanggaan warga ibukota itu mengucapkan terima kasih atas kontribusi yang diberikan oleh Maurizio Souza, yang telah meninggalkan jejak penting selama kebersamaannya dengan Macan Kemayoran. 

"Dedikasi, kerja keras, dan gagasan sepak bolanya memberi karakter tersendiri dalam perjalanan tim di Super League 2025/2026," tulis akun tersebut.

Catatkan Rekor

Di bawah arahannya, Persija mampu mencatatkan perolehan poin tertinggi bagi sejarah klub, setidaknya dalam satu dekade terakhir sejak kompetisi Liga Indonesia kembali menggunakan format satu wilayah. Mauricio membawa Persija mengoleksi 71 poin lewat 22 kemenangan, lima kali imbang, dan tujuh kekalahan.

Persija menilai Mauricio berhasil membangun identitas permainan yang kuat. Persija tampil sebagai tim yang konsisten mendominasi jalannya pertandingan, bermain agresif, serta memiliki keberanian untuk terus menekan lawan di berbagai situasi.

Persija juga mengakhiri kebersamaan dengan Italo Bartole Resende (asisten pelatih), Vitor Branco da Cruz (pelatih fisik), Gerson Rodrigues Rios (pelatih kiper), Caio Araujo (analis), dan Claudio Luzardi (interpreter).

“Coach Mauricio telah membawa karakter yang kuat bagi wajah Persija musim ini. Namun, karena tidak tercapainya target yang ditentukan di awal kontrak, maka kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan. Kami mendoakan Mauricio beserta stafnya, Coach Italo, Vitor, Gerson, Caio, dan Luzardi, agar semakin sukses dan bersinar di perjalanan berikutnya,” ujar Direktur Persija, Mohamad Prapanca.

“Sebagai penggantinya, kami sudah menjalin komunikasi dengan kandidat pelatih baru. Dalam waktu dekat, kami akan menentukan sosok yang paling tepat untuk membawa Persija meraih juara pada musim 2026/2027,” tuturnya melanjutkan.

Berita terkait

  • Baca juga: Barba Respons Curhatan Bobotoh soal Dirinya Emosi saat Konvoi Juara Persib

  • Baca juga: Curhatan Bobotoh soal Barba Emosi Saat Konvoi, Sebut Bek Persib Risih Lihat Suporter Mabuk

  • Baca juga: TRANSFER Kejam Persija dan Persib: Tak Ada Tempat Buat Mauricio, DNA Juara Bojan Hodak Dipertahankan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.