Bandara Husein Bakal Buka Lagi, Kadin Bandung Sebut Jadi Angin Segar Sektor Wisata hingga Kuliner
Ravianto May 27, 2026 10:33 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bandara Bandara Husein Sastranegara dan Adi Sutjipto di Yogyakarta berpeluang kembali melayani penerbangan jet komersial setelah Presiden RI Prabowo Subianto memberi lampu hijau terhadap rencana reaktivasi bandara tersebut.

Rencana reaktivasi itu sebelumnya dibahas dalam pertemuan Wakil Menteri Pertahanan RI dan Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas RI di Jakarta pada 25 Mei 2026.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bandung, Iwa Gartiwa menyambut baik rencana dibukanya kembali Bandara Husein Sastranegara.

Menurutnya, reaktivasi bandara tersebut menjadi angin segar bagi para pengusaha di Kota Bandung, terutama sektor pariwisata, fesyen, kuliner, transportasi hingga industri kreatif.

“Dibukanya lagi Bandara Husein tentu menjadi angin segar bagi para pengusaha di Bandung, terutama sektor pariwisata, fesyen, kuliner maupun transportasi. Industri kreatif juga akan makin bergairah, begitu pun sektor jasa,” ujar Iwa, Rabu (27/5/2026).

Ia menilai keberadaan penerbangan komersial di Bandara Husein dapat kembali meningkatkan mobilitas wisatawan dan pelaku usaha menuju Kota Bandung.

SEPI - Suasana di Bandara Husein Sastranegara, Rabu (25/6/2025). Bandara Husein Sastranegara terlihat sangat sepi setelah penerbangan komersil jet dipindah ke BIJB Kertajati sejka Oktober 2024.
SEPI - Suasana di Bandara Husein Sastranegara, Rabu (25/6/2025). Bandara Husein Sastranegara terlihat sangat sepi setelah penerbangan komersil jet dipindah ke BIJB Kertajati sejka Oktober 2024. (Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin)

"Akses penerbangan yang lebih dekat ke pusat kota akan memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah." 

Dikatakannya, geliat perekonomian Kota Bandung pada 2025 tumbuh 5,29 persen dibanding tahun sebelumnyaaa. 

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Bandung atas dasar harga berlaku pada 2025 mencapai Rp403,97 triliun. Sementara atas dasar harga konstan mencapai Rp245,39 triliun.

Pertumbuhan ekonomi Kota Bandung pada 2025 juga tercatat lebih tinggi dibanding tahun 2024 yang berada di angka 4,99 persen.

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha jasa lainnya sebesar 10,21 persen serta sektor transportasi dan pergudangan sebesar 10,03 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga menjadi komponen dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 6,16 persen.

Iwa berharap rencana reaktivasi Bandara Husein dapat segera direalisasikan agar dampaknya bisa segera dirasakan dunia usaha di Kota Bandung. (*) 

Baca juga: Tak Bisa Instan, Pengamat ITB Sebut Reaktivasi Bandara Husein Butuh Waktu untuk Pulihkan Pasar

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.