BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Tanah Bumbu melalui bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan langsung melakukan post-mortem atau pemeriksaan kesehatan pada sapi dan kambing kurban yang baru saja disembelih, pada Rabu (27/5/2026) pagi.
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Tanah Bumbu, Wahyuni menerangkan, dari hasil pengecekan seluruh hewan kurban yang disembelih di Masjid khususnya di Masjid Agung Al Falah, dinyatakan sehat.
“Tadi setelah kami periksa, hatinya dinyatakan sehat, jantungnya bagus, paru-parunya bagus, tidak ada parasit, tidak ada fasciola hepatica, tidak ada tanda-tanda penyakit. Alhamdulillah ini sehat sehingga dagingnya layak untuk dikonsumsi bagi yang berhak menerima,” katanya.
Menurut Wahyuni, post-mortem hewan kurban menjadi salah satu tahapan penting untuk mengetahui kondisi daging kurban sebelum didistribusikan.
Baca juga: Idul Adha 2026: 36 Hewan Kurban Polres Tanah Bumbu Disalurkan ke Warga Kurang Mampu
Meski sebelum dipotong, hewan sudah menjalani ante-mortem, namun ada beberapa jenis penyakit atau parasit yang tidak tampak.
“Karena ante-mortemnya sudah (aman), post-mortemnya otomatis aman. Cuman ada beberapa, kadang-kadang yang nggak tampak. Misalnya bekas penyakit sudah lama, kemudian mungkin ada parasit yang nggak tampak itu saja,” ungkapnya.
Untuk diketahui, post-mortem hewan kurban merupakan prosedur pemeriksaan kesehatan yang dilakukan, 6-10 menit setelah proses penyembelihan.
Fungsinya, untuk memastikan karkas dan daging yang dihasilkan memenuhi kriteria ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) serta layak dikonsumsi.
Ia mengatakan sapi sapi kurban lain pun akan dilakukan pemeriksaan, oleh tim dokter hewan dari DKPP Tanah Bumbu.
Di mana sejauh ini, belum ada temuan daging yang bermasalah atau berpenyakit.
(Banjarmasinpost.co.id/muhammad fikri syahrin)