BAZNAS RI Sembelih 3.359 Hewan Kurban, Berdayakan Peternak Desa di 103 Titik Se-Indonesia
Acos Abdul Qodir May 28, 2026 01:23 AM

TRIBUNNEWS.COM, KUNINGAN — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar program 'Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026' secara serentak di 103 titik balai ternak binaannya yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia pada Rabu (27/5/2026).

Melalui program strategis ini, BAZNAS RI mengoptimalkan hilirisasi hasil peternakan dengan menyiapkan 3.359 ekor ternak bakalan jantan komoditas lokal. Seluruh hewan kurban tersebut dikelola langsung oleh 2.089 peternak binaan di berbagai daerah.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa program ini merupakan komitmen nyata untuk menjadikan ibadah kurban sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat sekaligus penguatan kesejahteraan masyarakat desa.

“Intinya, semua program BAZNAS bertujuan memberdayakan masyarakat. Kita ini umat Islam mayoritas di Indonesia, tetapi kontribusi ekonomi kita masih perlu diperkuat,” ujar Sodik saat meninjau langsung di Balai Ternak Mukti Raharja, Desa Sayana, Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rabu (27/5/2026).

Selain dampak ekonomi, Sodik menambahkan bahwa program ini dirancang untuk mendukung ketahanan pangan nasional serta membantu pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi keluarga prasejahtera, ibu hamil, dan anak-anak.

“Kami berharap program pemberdayaan berbasis peternakan ini dapat melahirkan mustahik yang mandiri serta mampu meningkatkan taraf kesejahteraannya," lanjut Sodik.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung keberhasilan program ini.

"Kami juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Kuningan beserta jajaran, DPRD, Kemenag, PT Sumber Alfaria Trijaya selaku mitra, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung penguatan program pemberdayaan BAZNAS RI,” jelasnya.

Baca juga: Hari Raya Idul Adha 1447 H, Prabowo Unggah Ucapan Selamat dari Prancis, Gibran Doakan Jemaah Haji

Apresiasi dari Pemerintah Daerah

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kabupaten Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, memberikan apresiasi tinggi terhadap program besutan BAZNAS tersebut.

Ia menilai langkah ini sangat relevan dengan kondisi Kabupaten Kuningan yang saat ini masih menghadapi tantangan kemiskinan dan pengangguran di atas rata-rata Jawa Barat.

“Program ini bukan sekadar ritual ibadah, tetapi juga instrumen pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kapasitas ekonomi. Tentu dengan meningkatkan kapasitas ekonomi Insyaallah ini kesejahteraan akan semakin meningkat,” tutur Dian.

Dian optimistis lewat tata kelola yang profesional, dampak sosial-ekonomi dari ibadah kurban dapat dirasakan langsung secara nyata oleh masyarakat bawah.

"Saya kira program ini (Kurban Berkah Berdayakan Desa) menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana ibadah kurban bisa berdampak sosial dan berdampak ekonomi. Ini saya optimistis melalui pengolahan kurban yang profesional yang selama ditunjukkan oleh BAZNAS, Insyaallah, Kuningan semakin sejahtera," tukasnya.

Baca juga: Mengintip Aktivitas Balai Ternak BAZNAS Kuningan, Jadi Tempat Berbagi Daging Saat Idul Adha

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.