Bayer Leverkusen telah menetapkan mantan bek Chelsea dan Atletico Madrid, Filipe Luis, sebagai kandidat utama untuk mengambil alih posisi pelatih kepala di BayArena. Mantan pemain asal Brasil itu muncul sebagai favorit utama untuk menggantikan Kasper Hjulmand setelah musim yang mengecewakan bagi klub Bundesliga tersebut.
Leverkusen memulai pembicaraan dengan Luis
Leverkusen telah memulai negosiasi dengan Filipe Luis sebagai langkah awal menuju era baru. Menurut laporan Sky Sport, pelatih berusia 40 tahun itu menjadi pilihan utama dewan klub, meskipun Die Werkself juga menyiapkan daftar alternatif jika kesepakatan tidak tercapai.
Klub Jerman tersebut saat ini sedang menuntaskan proses kepergian Hjulmand, yang gagal memenuhi ekspektasi sejak menggantikan Erik ten Hag. Ten Hag sebelumnya meninggalkan klub setelah pertandingan kedua musim lalu. Meskipun kontrak Hjulmand masih berlaku hingga 2027, manajemen klub siap mengumumkan kepergiannya segera setelah menemukan penggantinya.
Kenaikan cepat di dunia kepelatihan
Filipe Luis baru saja gantung sepatu pada awal tahun 2024 setelah karier bermain yang luar biasa, termasuk 333 penampilan bersama Atletico Madrid dan 44 caps untuk tim nasional Brasil. Namun, transisinya ke dunia kepelatihan berlangsung sangat cepat setelah ia mengambil alih posisi pelatih di raksasa Brasil, Flamengo, pada September 2024.
Selama masa singkatnya di Amerika Selatan, mantan bek kiri itu menunjukkan kecerdasan taktisnya dengan membawa Flamengo meraih gelar liga serta trofi bergengsi Copa Libertadores. Meskipun ia diberhentikan dari jabatannya pada bulan Maret, reputasinya tetap tinggi di Eropa berkat pencapaiannya di Brasil.
Kegagalan lolos ke Liga Champions
Pencarian pelatih baru ini muncul setelah musim Bundesliga yang mengecewakan bagi Leverkusen. Klub gagal mencapai target utama mereka yakni lolos ke Liga Champions, setelah kalah bersaing ketat dengan klub-klub seperti Stuttgart. Pada akhirnya, Leverkusen menutup musim di posisi keenam klasemen, yang memastikan mereka hanya tampil di Liga Europa musim depan.
Kekecewaan di dalam skuad dan jajaran manajemen terlihat jelas di pekan-pekan terakhir musim, dengan banyak pihak menyoroti kurangnya konsistensi taktik. Penunjukan Filipe Luis akan menjadi perubahan besar dalam filosofi klub, dengan harapan membawa Leverkusen kembali ke kompetisi elit Eropa.
Prestasi Eropa dan pengalaman sebagai pemain
Filipe Luis membawa segudang pengalaman sepak bola Eropa dari karier bermainnya yang gemilang bersama Atletico Madrid dan Chelsea. Bersama Los Rojiblancos, bek asal Brasil itu memenangkan gelar La Liga, Copa del Rey, dua trofi Liga Europa, serta tiga Piala Super UEFA, dan dua kali mencapai final Liga Champions. Sementara di Inggris, ia juga sukses merebut gelar Liga Premier dan Piala Liga bersama Chelsea.