Rafael Leao Menuju Liga Premier? Winger AC Milan Akui Manchester United Sebagai Klub Favorit di Tengah Ketidakpastian Masa Depan di San Siro
Rina Kusumawati May 30, 2026 07:20 AM

Winger AC Milan, Rafael Leao, memicu spekulasi transfer besar-besaran setelah secara terbuka menyebut Manchester United sebagai klub Inggris yang paling ia sukai untuk ditonton. Penyerang asal Portugal itu kini menghadapi masa depan yang semakin tidak pasti di San Siro setelah Rossoneri gagal lolos ke Liga Champions, yang dapat memaksa raksasa Italia tersebut untuk menjual salah satu aset berharganya.


Rumor transfer semakin memanas


Spekulasi mengenai masa depan Leao meningkat setelah sang penyerang menunjukkan kekaguman yang nyata terhadap Manchester United saat tampil di podcast Cernucci. Klub raksasa Liga Premier itu telah beberapa kali dikaitkan dengan Leao dalam beberapa jendela transfer terakhir, karena mereka terus mencari winger top yang mampu menjadi pembeda di lapangan. Kegagalan Milan untuk mendapatkan tiket ke Liga Champions musim depan membuat rumor ini semakin kuat, sekaligus menambah tekanan besar bagi manajemen klub untuk menyeimbangkan keuangan.


Winger ungkap ketertarikan pada sepak bola Inggris


Saat ditanya dalam podcast tersebut apakah ia sering menonton Liga Premier, pemain internasional Portugal itu menjawab: "Ya, tentu saja." Ketika ditanya lebih lanjut apakah ada klub tertentu yang ia sukai, Leao mengatakan: "Tidak, saya suka United. Saya suka United karena idola saya adalah Cristiano Ronaldo. Jadi dulu saya sering menonton mereka. Ya, saya sering menonton Manchester United. Saya juga suka Arsenal. Arsenal, ya."


Meski pernyataannya itu sempat menimbulkan banyak spekulasi, laporan dari La Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa pemain berusia 26 tahun tersebut masih memiliki keinginan untuk menebus performanya di Italia. Ia bahkan dikabarkan telah memberi tahu penasihat senior klub, Zlatan Ibrahimovic, bahwa dirinya ingin bertahan di Milan untuk melupakan musim yang sulit.


Tekanan finansial memaksa evaluasi


Walaupun Leao berkeinginan untuk bertahan, pihak manajemen Rossoneri melihat sang winger sebagai aset yang bisa dijual dan siap mendengarkan tawaran dari pasar. Milan hanya finis di posisi kelima di Serie A, dan pendapatan kecil dari Liga Europa tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan finansial tanpa penjualan pemain. Selain itu, pemecatan Massimiliano Allegri meninggalkan kekosongan taktik di tim, karena sistem 3-5-2 yang kaku membuat Leao harus bermain di posisi tengah yang bukan perannya secara alami di sayap.


Menjelang kampanye Piala Dunia


Leao harus segera mengesampingkan ketidakpastian masa depannya di klub setelah namanya masuk dalam daftar sementara 27 pemain Portugal untuk Piala Dunia 2026. Tim asuhan Roberto Martinez akan menghadapi tantangan unik di Grup K, di mana mereka akan bertemu Republik Demokratik Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia. Setelah turnamen internasional tersebut berakhir, masa depan Leao di level klub akan sangat bergantung pada visi taktik pelatih pengganti Allegri serta keputusan apakah manajer baru akan meminta klub mempertahankannya atau tidak.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.