TRIBUNNEWS.COM, MUARA ENIM - Kisah di balik pembunuhan Ayu Puspita Sari (23) terungkap.
Warga Desa Perjito, Desa Gunung Megang, Muara Enim, Sumatera Selatan ini dibunuh mantan pacarnya.
Jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan terapung di Sungai Enim, Muara Enim.
Ayu, demikian dia disapa, meninggalkan rumah usai cekcok dengan suaminya.
Ayu dan suaminya baru beberapa bulan ini berumah tangga.
Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP M Andrian, mengatakan pada hari Minggu (24/5/2026), Ayu menghilang dari rumah kontrakannya di daerah Kecamatan Merapi, Kabupaten Lahat, Sumsel.
Sang suami mencari kemana-mana tapi tak ketemu.
Akhirnya suami korban mengambil inisiatif memposting di media sosial tentang orang hilang.
Dicari-cari ternyata perempuan berparas cantik ini lalu menemui mantan pacaranya berinisial MAP di sebuah hotel.
Di sebuah hotel mereka bermesraan seharian.
Berdasarkan keterangan MAP kepada polisi, dalam sehari keduanya bisa empat kali melakukan hubungan badan.
Ayu sempat meminta dibelikan iPhone oleh MAP.
Namun hal itu tidak dikabulkan oleh pelaku dengan alasan tidak ada uang.
Terjadilah cekcok antara MAP dengan Ayu hingga pelaku mencekik korban sehingga tidak bisa bernapas dan tewas seketika.
Keesokan harinya, MAP kembali ke hotel.
Dia menjemput wanita yang sudah dibunuhnya tersebut.
Ia membawa korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa dengan menggunakan ember.
Agar tubuh Ayu muat di dalam ember, pelaku menekuk tubuh korban secara paksa.
Kemudian dibawa dengan menggunakan mobil kemudian membakar dan dibuangnya ke aliran sungai.
“Sebelum menurunkan jasad korban, pelaku sempat mengecek kondisi sekitar dan memastikan tidak ada satpam penjagaan. Setelah dipastikan aman, pelaku menurunkan jasad korban dari lantai dua hotel ke dalam mobil,” kata Kapolres Muara Enim, AKBP Hendri Syaputra dalam press release pada Jumat (29/5/2026).
MAP kini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan ini.
Warga menemukan jasad Ayu terapung di sungai.
"Ada warga yang datang ke kamar mayat, mengaku suaminya. Ia yakin korban tersebut adalah istrinya berdasarkan ciri-ciri khusus yang dikenalnya," ujar Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP M Andrian.
Warga menemukan jasad Ayu mengambang di tepian aliran Sungai Enim, di Jalan Lingkar Muara Enim tepatnya didi dekatembatan Enim III, Dusun VI RT 2 Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumsel, Rabu (27/5/2026) sore.
Saat ditemukan mayat sudah dalam kondisi membusuk tinggal tulang belulang sehingga sulit dikenali.
Menurut salah satu saksi mata, Deri (22), mayat itu pertama kali ditemukan saat ia bersama temannya hendak nongkrong di sekitar TKP penemuan mayat.
Dari lokasi kejadian, petugas menemukan bekas pembakaran yang menguatkan dugaan bahwa korban sengaja dibunuh sebelum jasadnya dibuang ke sungai.