Muswil IV IKT Papua Barat Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Kontribusi Daerah
Roifah Dzatu Azmah May 30, 2026 02:44 PM

 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Provinsi Papua Barat menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) IV yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 IKT.

Yang berlangsung di Tongkonan Toraja, Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat pada Jumat (30/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan organisasi, mempererat tali persaudaraan, serta merumuskan arah kepemimpinan dan program kerja organisasi ke depan.

Ketua Panitia Muswil IV IKT Papua Barat, Markus, dalam laporannya menyampaikan bahwa musyawarah wilayah merupakan agenda organisasi yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali sebagai sarana evaluasi, pembelajaran, dan regenerasi kepemimpinan.

Baca juga: Kunker ke Markas Korem 182/JO Fakfak, Pangdam Beri Pesan Prajurit Jaga Disiplin dan Integritas 

Menurutnya, IKT yang berdiri sejak 27 Mei 1975 hingga kini tetap eksis dan terus berkembang memasuki usia ke-51 tahun.

Oleh karena itu, peringatan HUT IKT Teluk Bintuni dirangkaikan dengan Muswil IV sebagai bentuk efisiensi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan seluruh warga Toraja di Papua Barat.

"Musyawarah wilayah ini bertujuan mewujudkan persatuan dan kesatuan organisasi di tingkat provinsi maupun kabupaten, membina hubungan kekeluargaan antar anggota, serta mengembangkan potensi seluruh warga IKT di Papua Barat," ujar Markus.

Sementara itu, Ketua IKT Kabupaten Teluk Bintuni, drg. Ferdinand Mangalik, mengajak seluruh warga Toraja untuk terus menjaga persatuan, kerukunan, dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Teluk Bintuni.

Ia menegaskan bahwa masyarakat Toraja harus mampu hidup berdampingan dengan seluruh suku yang mendiami Kabupaten Teluk Bintuni, khususnya tujuh suku asli yang menjadi pemilik hak ulayat di daerah tersebut.

"Keberagaman adalah kekuatan besar bagi kita. Karena itu, mari kita tetap menjadi pelopor dalam menjaga toleransi, kerukunan, dan kedamaian di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk," katanya.

Baca juga: Warga Soroti Terminal Lama Pasar Rakyat Thumburuni Fakfak, Terbengkalai Bertahun-tahun

Ferdinand juga mengajak seluruh warga Toraja untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni menuju masyarakat yang sehat, religius, energik, smart, dan inovatif.

Ketua IKT Papua Barat, Kornelius Mangalik, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga keutuhan organisasi sebagai fondasi utama dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, perjalanan organisasi selama lebih dari lima dekade bukan sekadar persoalan usia, melainkan bagaimana organisasi mampu menghadirkan kebersamaan dan persaudaraan di tengah berbagai tantangan.

"Ruh utama organisasi ini adalah menjaga keutuhan. Jangan sampai terjadi perpecahan, karena ketika organisasi terpecah, pelayanan tidak akan berjalan dengan baik," tegas Kornelius.

Ia berharap Muswil IV menjadi forum untuk menyatukan gagasan, memperkuat rekonsiliasi, serta menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi.

Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Teluk Bintuni sebagai tuan rumah pelaksanaan Muswil IV IKT Papua Barat.

Baca juga: FGD Korwil Jayawijaya Angkat Isu Identitas Budaya di Era Modern

Menurutnya, masyarakat Toraja dikenal sebagai pribadi yang pekerja keras, menjunjung tinggi adat dan budaya, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan di mana pun berada.

"Ikatan Keluarga Toraja tidak hanya menjadi wadah pelestarian budaya, tetapi juga berperan penting dalam menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk," ujar Yohanis.

Ia berharap musyawarah tersebut dapat menjadi forum evaluasi organisasi, memperkuat konsolidasi program kerja, serta melahirkan kepengurusan baru yang lebih solid, kreatif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh warga Toraja untuk terus berpartisipasi aktif mendukung pembangunan daerah dan menyukseskan visi Teluk Bintuni yang maju, sejahtera, religius, aman, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Asisten III Setda Provinsi Papua Barat, Okto Iburor, yang mewakili Pemerintah Provinsi Papua Barat sekaligus membuka secara resmi Muswil IV IKT Papua Barat, menyampaikan penghargaan kepada pengurus IKT Papua Barat periode 2019–2025 atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin organisasi.

Ia menilai IKT merupakan salah satu organisasi paguyuban yang memiliki kontribusi besar dalam menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, serta mendukung pembangunan sosial kemasyarakatan di Papua Barat.

"Musyawarah wilayah ini menjadi forum penting untuk melakukan evaluasi program kerja sekaligus momentum regenerasi kepemimpinan dalam tubuh Ikatan Keluarga Toraja Papua Barat," ujarnya.

Baca juga: Penjual Bendera Musiman Ramaikan Manokwari Jelang Piala Dunia 2026

Okto berharap Muswil IV berlangsung secara demokratis, penuh semangat kekeluargaan, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi serta kesejahteraan masyarakat Toraja di Papua Barat.

Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Okto secara resmi membuka Musyawarah Wilayah IV Ikatan Keluarga Toraja Provinsi Papua Barat pada Jumat, 30 Mei 2026, di Kabupaten Teluk Bintuni.

Kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat persaudaraan warga Toraja sekaligus mendukung pembangunan daerah melalui semangat kebersamaan, toleransi, dan pengabdian kepada masyarakat. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.