TRIBUN-MEDAN.COM, SERDANG BEDAGAI-Perjalanan pulang bagi Masitoh Ainun Lubis dan suaminya, Radi, nyaris terhenti di tengah jalan. Pasangan asal Cipulir, Jakarta Selatan, itu bersama dua anak mereka harus menghadapi keterbatasan biaya setelah menempuh perjalanan panjang ke Sumatera Utara untuk berziarah ke makam orang tua.
Di tengah kondisi yang serba sulit, bantuan datang dari jajaran Polres Serdang Bedagai (Sergai). Melalui Kasat Narkoba AKP Erickson David dan personelnya, Ipda Brimen Sihotang, kepolisian memfasilitasi kepulangan keluarga tersebut ke Jakarta, Kamis (28/5/2026).
Kisah keluarga ini bermula ketika mereka memperoleh kabar meninggalnya orang tua melalui media sosial. Dengan kemampuan ekonomi yang terbatas, mereka tetap berangkat dari Jakarta menuju Medan sekitar dua pekan menjelang Iduladha.
Perjalanan itu jauh dari kata mudah. Tiket yang mampu mereka beli hanya sampai Bandar Lampung. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan menumpang kendaraan yang lewat hingga akhirnya tiba di Medan.
Usai berziarah dan menghabiskan tiga hari di Kota Medan, persoalan baru muncul. Uang yang tersisa tidak cukup untuk membeli tiket pulang. Mereka pun berusaha kembali ke Jakarta dengan segala cara yang memungkinkan.
Sempat memperoleh bantuan Rp50 ribu dari warga, keluarga tersebut menggunakan uang itu untuk menumpang angkutan umum hingga wilayah Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Dari sana, mereka kembali berjalan kaki sambil mencari jalan keluar agar bisa pulang ke ibu kota.
Di tengah perjalanan itulah mereka bertemu dengan personel Polres Sergai. Melihat kondisi keluarga tersebut, polisi tidak hanya memberikan makanan, tetapi juga berupaya mencarikan solusi agar mereka dapat melanjutkan perjalanan dengan aman.
"Kami berharap kehadiran Polri dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam membantu warga yang membutuhkan pertolongan," ujar AKP Erickson David.
Selanjutnya, Masitoh, Radi, dan kedua anak mereka diantar ke loket Bus ALS di Kampung Pon untuk diberangkatkan menuju Jakarta. Proses keberangkatan juga mendapat bantuan dari pihak perusahaan bus hingga keluarga itu akhirnya bisa melanjutkan perjalanan pulang.
Bagi Masitoh, bantuan tersebut menjadi titik terang setelah melewati perjalanan yang melelahkan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Sergai yang telah membantu kami sehingga bisa kembali ke Jakarta. Semoga Polri semakin sukses dan terus mengayomi masyarakat," katanya.
Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kemanusiaan yang diberikan kepolisian kepada masyarakat tanpa memandang asal daerah maupun latar belakang.
Menurut dia, kehadiran polisi tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga memastikan warga yang menghadapi kesulitan mendapatkan pertolongan saat dibutuhkan.(Jun-tribun-medan.com).