Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Pria asal Kebakkramat, Karanganyar, yang nekat memamerkan alat vital kepada pengunjung perempuan di sebuah restoran Korea di Jalan Slamet Riyadi Solo diduga memiliki penyimpangan perilaku terkait aroma parfum perempuan.
Dugaan itu muncul setelah pelaku berinisial NR (23) diperiksa oleh Satpol PP Kota Solo usai diamankan pada Jumat (29/5/2026).
Kepala Satpol PP Kota Solo, Didik Anggono, mengatakan aksi nekat tersebut bermula ketika pelaku tiba-tiba masuk ke dalam restoran dan mendekati meja korban.
Tanpa banyak bicara, pelaku langsung memperlihatkan alat vitalnya di hadapan pengunjung perempuan hingga membuat korban panik.
"Itu kemarin, kejadian di Jinju Korean itu. Jadi ada seorang wanita mengadukan yang terkait ada pria yang mengeluarkan alat kelamin. Iya di dalam restoran," ungkap Didik, Sabtu (30/5/2026).
Baca juga: Modus IRT Selundupkan Sabu ke Lapas Sragen, Bawa Anak untuk Kelabui Petugas, Nyamar Jadi Pembesuk
Aksi pelaku bahkan sempat terekam kamera CCTV restoran. Korban yang syok kemudian melaporkan kejadian itu kepada Satpol PP.
Petugas yang datang ke lokasi langsung mengamankan NR dan membawanya untuk diperiksa lebih lanjut.
"Kelihatannya dia kemarin kita interogasi kurang begitu terbuka. Dia itu kayak pengunjung kemudian tahu-tahu masuk kemudian menunjukkan itu di depan wanita. Wanita itu otomatis panik, terus lapor ke Satpol PP dan tidak selang lama orangnya kita tangkap dan kota interograsi," lanjutnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, Didik menyebut pelaku mengaku memiliki obsesi tertentu saat mencium aroma parfum perempuan.
"Di kantor kita interogasi, ternyata dia kalau membau minyak wangi wanita itu kayak terobsesi," kata dia.
Meski demikian, Satpol PP masih mendalami keterangan pelaku karena dinilai belum sepenuhnya terbuka saat diperiksa.
Baca juga: Detik-detik Pria Pamer Alat Vital di Restoran Solo : Terekam CCTV, Pengunjung Wanita Syok
Pelaku juga mengaku baru pertama kali melakukan tindakan tersebut.
"Pernyataan ini baru sekali, tapi memang dia tidak terbuka," urainya.
Saat ini NR telah dibawa ke Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut terkait kondisi kejiwaannya.
"Langsung kita kalau menangani masalah seperti ini kalau masalah kejiwaan langsung kita bawa ke Dinas Sosial atau RSJ," pungkasnya.