Remaja Pulo Aceh Hilang Terseret Ombak Saat Memancing di Tebing Laut Alue Riyeung
Ansari Hasyim May 30, 2026 11:03 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Indra Wijaya | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR – Seorang remaja asal Gampong Pulo Nasi, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, dilaporkan hilang setelah terseret arus laut saat memancing di kawasan Tebing Laut Alue Riyeung, Jumat (30/5/2026).

Korban diketahui bernama Ahmat Talha Reza (21). Hingga Jumat malam, korban masih dalam pencarian oleh warga bersama tim terkait.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 19.05 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 18.30 WIB korban bersama empat rekannya sedang memancing di tebing laut. Saat itu, mata pancing korban tersangkut sehingga ia berinisiatif turun mendekati laut untuk melepaskannya.

Baca juga: Bocah Drien Rampak Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Batu Putih Meulaboh, Begini Nasibnya

Namun, ketika berada di dekat bibir laut, tiba-tiba datang gelombang besar yang menghantam lokasi tersebut. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari, tetapi terpeleset dan terjatuh.

"Teman korban sempat melemparkan tali pancing untuk membantu menyelamatkannya. Namun saat itu korban sudah terlihat lemas dan tidak mampu menggapai tali yang dilemparkan," kata Ridwan Jamil.

Tak lama kemudian, korban hilang terseret derasnya arus laut.

Setelah menerima laporan, Petugas Pusdalops BPBD Aceh Besar langsung berkoordinasi dengan tim SAR untuk melakukan penanganan dan pencarian korban.

Sementara itu, warga bersama nelayan setempat telah melakukan pencarian menggunakan boat thep-thep serta menyisir kawasan tebing laut di sekitar lokasi kejadian.

"Hingga laporan ini disampaikan, korban masih dalam pencarian dan belum ditemukan," ujarnya.

Ridwan Jamil mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir, khususnya yang memancing di tebing laut, agar meningkatkan kewaspadaan. Menurutnya, kondisi arus dan gelombang laut saat ini sedang tidak normal dan berpotensi membahayakan keselamatan.

Ia menambahkan, ketinggian gelombang di sejumlah wilayah perairan dapat melebihi batas normal sehingga warga diminta lebih berhati-hati saat beraktivitas di laut.(*)



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.