WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Produsen sepeda listrik dan motor listrik asal China, Saige, resmi mengoperasikan pabrik keduanya di Indonesia yang berlokasi di kawasan industri Surya Cipta, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2026).
Fasilitas baru ini menjadi bagian dari strategi ekspansi global perusahaan sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai basis produksi utama Saige di luar negeri.
Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 5 hektare tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 1 juta unit kendaraan listrik per tahun, dengan kemampuan penyimpanan stok mencapai 1,25 juta unit.
Direktur Pemasaran Saige Group Tony Tang, mengatakan pabrik kedua Saige di Karawang ditargetkan mampu mencapai penjualan hingga 1 juta unit kendaraan per tahun dalam tiga hingga lima tahun ke depan.
Namun, pada tahap awal operasional pabrik baru ini, perusahaan masih membidik penjualan sekitar 100.000 hingga 200.000 unit per tahun sembari memperkuat kapasitas produksi dan memperluas pasar di Indonesia.
Target kami adalah mencapai penjualan 1 juta unit per tahun. Namun, target tersebut akan kami capai secara bertahap dalam tiga hingga lima tahun ke depan. Untuk saat ini, penjualan kami masih berada di kisaran 100.000 hingga 200.000 unit per tahun," ujar Tony.
Ia juga mengklaim bahwa Saige telah menjual lebih dari 350.000 unit sepeda listrik dan motor listrik di Indonesia dalam tiga tahun pertama operasionalnya di Tanah Air.
Pencapaian tersebut, lanjut Tony, sudah melampaui target dari perusahaan yaitu 300.000 unit.
"Kita sudah mencapai target di Indonesia dalam tiga tahun pertama, yaitu 300.000 unit. Bahkan pencapaiannya sudah lebih dari itu," ungkapnya.
Menurut Tony, keberhasilan tersebut didorong oleh fokus perusahaan terhadap kualitas dan desain produk yang disesuaikan dengan karakteristik pasar di Indonesia.
Adapun Saige telah memperkuat struktur rangka kendaraan, meningkatkan performa suspensi, serta mengembangkan sistem tenaga dan baterai yang lebih tahan terhadap suhu panas di Indonesia.
Saige mengembangkan kendaraan listrik dengan spesifikasi berbeda untuk memenuhi kebutuhan konsumen di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah pegunungan dan kawasan suburban atau wilayah pinggiran kota.
"Indonesia banyak daerah pegunungan, karena itu kami membuat sistem tenaga dan suspensi yang disesuaikan dengan kondisi jalan di Indonesia. Bahkan baterainya juga lebih tahan panas sehingga model produk Saige yang diproduksi untuk Indonesia berbeda dengan model untuk pasar China," jelasnya.
Selain itu, produk Saige juga dibekali fitur keamanan tambahan seperti sistem anti-selip, perlindungan terhadap hujan, hingga teknologi anti pencurian.
Tony menilai pasar sepeda listrik di Indonesia lebih berkembang di kawasan suburban dan pedesaan dibandingkan wilayah perkotaan.
Sebaliknya, motor listrik lebih diminati masyarakat yang tinggal di kota-kota besar karena kebutuhan mobilitas harian di tengah kemacetan.
"Kalau di kota, orang lebih suka motor listrik karena mobilitasnya tinggi. Kalau di countryside atau daerah pedesaan, sepeda listrik lebih laku," ujarnya.
Luncurkan lima produk
Bersamaan dengan pengoperasian pabrik baru, Saige juga memperkenalkan lima produk terbaru yang akan dipasarkan di Indonesia.
Empat model merupakan sepeda listrik yakni Latte Pro, Mocha, Luna Mini, dan Vintage. Sementara satu model lainnya adalah motor listrik SG Apex.
Motor listrik SG Apex dibekali baterai lithium 60V24Ah dengan tenaga 1.500 watt. Kendaraan ini diklaim mampu melaju hingga kecepatan maksimum 75 km/jam dan memiliki jarak tempuh sekitar 70 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Sementara model Mocha menjadi produk yang cukup spesial karena pertama kali diperkenalkan secara global di Indonesia.
"Kami meluncurkan Mocha pertama kali di Indonesia. Jika sukses di sini, baru akan dibawa ke pasar internasional," ujar Tony.
Saat ini Saige telah memiliki sekitar 200 diler yang tersebar di seluruh Indonesia. Di sisi layanan purna jual, Saige menawarkan garansi baterai, controller, dan dinamo hingga lima tahun. Sementara rangka kendaraan mendapatkan garansi hingga 10 tahun.
"Jika ada masalah di controller sebelum lima tahun akan kita ganti gratis," tandasnya.