Donnarumma Tak Ingin Desak Guardiola Latih Timnas Italia
Aurora Nightingale May 31, 2026 12:51 AM

Kiper Manchester City sekaligus kapten Tim Nasional Italia, Gianluigi Donnarumma, menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk membujuk Pep Guardiola agar menjadi pelatih Gli Azzurri di masa mendatang.

Posisi pelatih kepala timnas Italia saat ini sedang kosong setelah Gennaro Gattuso memutuskan mundur menyusul kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2026.

Hingga kini, pengganti Gattuso belum diumumkan secara resmi. Penentuan nama pelatih baru juga masih menunggu hasil pemilihan presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Juni mendatang.

Sementara itu, posisi pelatih timnas Italia untuk sementara dipegang oleh Silvio Baldini, yang sebelumnya menangani tim U-21.

Nama Antonio Conte masih disebut-sebut sebagai salah satu kandidat utama untuk mengisi kursi pelatih Gli Azzurri. Namun, di sisi lain, banyak pihak berpendapat bahwa sosok impian sebenarnya adalah Pep Guardiola.

Guardiola diketahui akan mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih Manchester City pada akhir musim 2025-2026. Meski kontraknya baru berakhir pada Juni 2027, pelatih asal Spanyol itu sudah menegaskan keputusannya untuk meninggalkan klub yang telah ia bina selama satu dekade.

Dengan keputusan tersebut, Guardiola berpeluang untuk melatih tim lain. Namun, laporan menyebutkan bahwa ia tidak akan menukangi klub lagi setelah meninggalkan City, melainkan mungkin akan beralih ke kursi pelatih tim nasional.

Kebetulan, posisi pelatih timnas Italia sedang kosong, membuat namanya masuk dalam daftar calon potensial.

Menanggapi hal itu, Gianluigi Donnarumma—yang kini menjadi kapten Italia sekaligus kiper utama Manchester City—angkat bicara. Mantan penjaga gawang Paris Saint-Germain tersebut mengakui bahwa bekerja bersama Guardiola di City merupakan pengalaman luar biasa baginya.

Meski begitu, kerja sama mereka di klub asal Manchester itu tidak berlangsung lama. Mengenai kemungkinan Guardiola menangani timnas Italia, Donnarumma menegaskan bahwa dirinya tidak ingin ikut campur dalam urusan tersebut.

Menurutnya, keputusan itu sepenuhnya berada di tangan presiden federasi.

“Saya sangat menikmati waktu bersama pelatih; dia telah mencatatkan sejarah di City, dan saya berharap dia bisa terus melanjutkannya,” ujar Donnarumma seperti dikutip dari Football Italia.

“Namun, keinginannya adalah untuk berhenti.”

“Saya belum berbicara dengannya tentang kemungkinan melatih Italia; keputusan seperti itu bukan urusan saya, melainkan wewenang presiden baru.”

“Tentu saja, siapa pun yang akan menggantikan posisi pelatih nanti harus memberikan segalanya untuk seragam Azzurri dan demi mencapai tujuan kami,” tambahnya.

Timnas Italia saat ini tidak hanya membutuhkan pelatih dengan nama besar seperti Guardiola, tetapi juga sosok yang mampu membangkitkan kembali performa tim setelah gagal tampil di tiga edisi Piala Dunia terakhir.

Selain itu, Guardiola juga disebut-sebut akan mengambil jeda dari dunia kepelatihan setelah periode yang sangat intens bersama Manchester City.

Sementara itu, timnas Italia sedang bersiap menghadapi dua laga uji coba, yakni melawan Luksemburg pada 3 Juni dan menghadapi Yunani pada 7 Juni mendatang.

Silvio Baldini telah mengumumkan daftar skuad yang sebagian besar berisi pemain muda yang sudah dikenalnya dengan baik saat melatih tim junior. Dari 24 pemain yang dipanggil, hanya Gianluigi Donnarumma, Marco Palestra, Niccolo Pisilli, dan Pio Esposito yang memiliki pengalaman bermain di tim senior.

Timnas Italia kini diibaratkan seperti Arsenal, yang reputasinya banyak bertumpu pada kejayaan masa lalu dan membutuhkan kebangkitan nyata untuk kembali bersaing di level tertinggi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.