Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kawasan wisata Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) Kota Bengkulu akan ditutup sementara seiring dimulainya proyek penataan kawasan wisata tersebut.
Penutupan dilakukan untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan penataan yang akan berlangsung selama 255 hari.
Sejumlah pedagang yang selama ini berjualan di kawasan tersebut juga telah diminta mengosongkan lapak mereka.
Tercatat ada sekitar 11 pedagang yang selama ini beraktivitas di kawasan wisata tersebut.
Menurutnya, para pedagang mulai membereskan dan mengangkut barang-barang dagangan sebelum pekerjaan dimulai.
Baca juga: Pemkot Bengkulu Imbau Pengibaran Bendera di Hari Pancasila 1 Juni
Ia mengaku penutupan sementara kawasan wisata tersebut akan berdampak pada pendapatan para pedagang.
Sebab, Danau Dendam Tak Sudah selama ini menjadi salah satu lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat, terutama saat akhir pekan dan hari libur.
Menurut Suryani, saat kondisi ramai jumlah pengunjung yang datang bisa mencapai ratusan orang dalam sehari.
"Kalau lagi ramai pengunjung bisa ratusan. Dari jualan di sini kami mendapatkan penghasilan untuk kebutuhan keluarga dan menyekolahkan anak," ujarnya.
Penataan Ditargetkan Tingkatkan Daya Tarik Wisata
Proyek penataan Danau Dendam Tak Sudah merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas kawasan wisata dan ruang publik di Kota Bengkulu.
Selama pekerjaan berlangsung, akses ke lokasi proyek akan dibatasi demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelancaran pekerjaan konstruksi.
Para pedagang berharap proses penataan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga kawasan Danau Dendam Tak Sudah dapat kembali dibuka dan menjadi destinasi wisata yang lebih nyaman bagi pengunjung.
"Harapannya setelah penataan selesai, jumlah wisatawan yang datang semakin meningkat sehingga dapat berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat y," tukasnya.