TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pemerintah terus berupaya menjaga ketahanan pangan masyarakat, melalui program bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng.
Di Kabupaten Pekalongan, bantuan yang menyasar 125.981 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tersebut diharapkan mampu mengurangi beban pengeluaran warga sekaligus membantu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan, Yudhi Himawan, mengatakan bantuan pangan yang bersumber dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tersebut merupakan bagian dari program stimulus ekonomi kuartal pertama tahun 2026.
Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok, tetapi juga menjadi instrumen pemerintah dalam mengendalikan inflasi dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Bantuan pangan ini diharapkan, mampu mengurangi beban pengeluaran masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat."
"Selain itu, program ini juga bertujuan mengentaskan kemiskinan, menangani kerawanan pangan, menanggulangi kekurangan pangan dan gizi, menurunkan stunting, serta mengendalikan gejolak harga pangan," kata Yudhi kepada Tribunjateng.com, usai memantau bantuan pangan, di Kecamatan Kesesi, Sabtu (30/5/2026).
Ia menjelaskan, bantuan yang dialokasikan untuk bulan Maret dan April 2026 tersebut diberikan kepada masyarakat berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Kementerian Sosial.
Setiap penerima bantuan memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan.
"Namun karena penyaluran dilakukan sekaligus untuk dua bulan, masing-masing penerima mendapatkan total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng," jelasnya.
Yudhi mengungkapkan, proses distribusi bantuan dilakukan secara bertahap mulai April hingga Juni 2026. Penjadwalan bertahap dilakukan karena, adanya keterbatasan ketersediaan plastik kemasan yang digunakan dalam proses distribusi minyak goreng.
Hingga akhir Mei 2026, sebanyak 81.572 KPM atau sekitar 64,75 persen dari total penerima bantuan di Kabupaten Pekalongan telah menerima bantuan, sedang dalam proses penyaluran, maupun telah masuk jadwal distribusi.
"Penyaluran tahap pertama telah dilaksanakan di Kecamatan Tirto dan Wonokerto dengan total 13.951 KPM. Selanjutnya tahap kedua menyasar Kecamatan Talun, Kesesi, Sragi, Buaran, dan Bojong dengan jumlah 37.450 KPM."
"Sementara pada tahap ketiga, bantuan disalurkan kepada warga di Kecamatan Kedungwuni, Wiradesa, Lebakbarang, Wonopringgo, dan Karangdadap dengan total sasaran 30.171 KPM," tambahnya.
Yudhi memastikan, seluruh bantuan akan terus disalurkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan hingga seluruh penerima memperoleh haknya.
"Kami berharap, bantuan ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari di tengah berbagai tantangan ekonomi yang ada," ujarnya.
Kastuni (53) mengatakan, untuk syarat mengambil bantuan yaitu menunjukkan KTP dan KK, dan bantuan ini sangat bermanfaat.
"Alhamdulillah senang mas, dapat bantuan 20 kg dan 4 liter minyak goreng."
"Rencananya buat kebutuhan sehari-hari ini mas," katanya. (Dro)