TRIBUNNEWS.COM - Paris Saint-Germain (PSG) kembali menorehkan sejarah baru di kompetisi Liga Champions.
Pada final yang digelar di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB, PSG berhasil mengalahkan Arsenal dalam pertandingan dramatis.
Kemenangan ini sekaligus membawa Luis Enrique menyamai rekor Pep Guardiola dan Zinedine Zidane dalam hal koleksi jumlah trofi di UCL.
Laga final berlangsung ketat sejak menit awal. Arsenal yang mampu cepat lewat gol Kai Havertz (6') mampu tampil solid di babak pertama berhasil menahan dominasi PSG.
Namun pertahanan parkir bus ala Mikel Arteta itu akhirnya jebol setelah penalti Ousmane Dembele menembus gawang David Raya (64').
Hasil imbang 1-1 itu pun terus berlanjut hingga ekstra time dan harus dilanjutkan ke babak penentuan adu penalti.
Di babak tos-tosan PSG berhasil keluar sebagai juara dengan skor 4-3 setelah sepakan Gabriel melambung di atas mistar.
Arsenal gagal mewujudkan mimpi meraih trofi UCL pertama mereka, sementara PSG berhasil mempertahankan gelar juara (back-to-back), menjadi tim kedua yang melakukannya di era Liga Champions setelah Real Madrid.
Kemenangan ini menjadi momen spesial bagi Luis Enrique yang kini semakin diakui sebagai arsitek sukses PSG.
Bahkan, gelar Liga Champions kali ini menempatkan Enrique dalam jajaran pelatih paling sukses dalam sejarah kompetisi elite antarklub Eropa.
Enrique kini telah mengoleksi tiga gelar Liga Champions sepanjang karier kepelatihannya.
Baca juga: Daftar Rekor Back-to-Back Juara Liga Champions: PSG Susul Jejak Real Madrid
Catatan tersebut membuatnya sejajar dengan sejumlah nama legendaris seperti Pep Guardiola, Zinedine Zidane, dan Bob Paisley yang juga mengoleksi tiga trofi Piala Champions Eropa/Liga Champions.
Sementara puncak daftar masih berdiri kokoh Carlo Ancelotti.
Pelatih asal Italia tersebut menjadi sosok tersukses dalam sejarah kompetisi dengan koleksi lima gelar Liga Champions.
1. Carlo Ancelotti (5 trofi)
- 2002/2003: AC Milan
- 2006/2007: AC Milan
- 2013/2014: Real Madrid
- 2021/2022: Real Madrid
- 2023/2024: Real Madrid
2. Luis Enrique (3 trofi)
- 2014/2015: Barcelona
- 2024/2025: PSG
- 2025/2026: PSG
3. Pep Guardiola (3 trofi)
- 2008/2009: Barcelona
- 2010/2011: Barcelona
- 2022/2023: Manchester City
4. Zinedine Zidane (3 trofi)
- 2015/2016: Real Madrid
- 2016/2017: Real Madrid
- 2017/2018: Real Madrid
5. Bob Paisley (3 trofi)
- 1976/1977: Liverpool
- 1977/1978: Liverpool
- 1980/1981: Liverpool
Selain itu, Sir Alex Ferguson dan 15 pelatih lainnya mengoleksi dua trofi.
Keberhasilan Luis Enrique tidak hanya soal trofi, tapi juga tentang mental juara yang ia tanamkan di skuad PSG yang sebelumnya sering dianggap kurang tangguh di Eropa.
Dalam tiga musim, ia sudah membawa 12 gelar juara untuk Les Parisiens, termasuk dua UCL
Prestasi ini semakin memperkaya sejarah sepak bola Eropa dan membuktikan bahwa Luis Enrique pantas disejajarkan dengan para legenda.
Menarik dinantikan, akankah magis Enrique ini akan berlanjut pada musim depan?
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)