Peringatan Maia Estianty pada El Rumi dan Syifa Hadju, Minta Tak Turuti Tuntutan Sosok Ini: Awas Ya
Murhan May 31, 2026 05:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Musisi Maia Estianty memberikan peringatan pada El Rumi terkait Syifa Hadju setelah menikah.

Maia Estianty meminta El Rumi dan Syifa Hadju tak menuruti tuntutan dari sosok dunia maya yakni netizen.

Ini terjadi karena El Rumi dan Syifa Hadju sepakat ingin menunda punya momongan.

Memang, Maia Estianty membahas calon cucu yang nantinya akan diberikan putra keduanya El Rumi. 

Walaupun senggol cucu kedua, Maia Etsianty menegaskan anaknya masih ingin menghabiskan waktu berdua dengan Syifa Hadju.

Resmi menikah 26 April 2026 lalu, pasangan El Rumi dan Syifa Hadju tengah menikmati bulan madu di Italia sebulan kemudian.

Namun yang menjadi perhatian adalah saat El meminta izin pada Maia saat hendak berangkat ke Italia. Sang ibunda justru menyinggung soal cucu.

Baca juga: Selama Ini Ditutupi, Sarwendah Mau Bongkar Alasan Cerai Ruben Onsu Sebenarnya, Gerah Terus Diserang

Sembari bercanda, istri Irwan Mussry itu menyinggung harapan Syifa hamil setelah pulang dari bulan madu.

El Rumi pun menjawab dengan santai permintaan sang ibunda.

"Semoga dia pulang-pulang bawa oleh-oleh," ucap Maia, dikutip dari Tribun Seleb.

"Oke," jawab El.

"Oleh-oleh yang lain juga (cucu)," ucap Maia.

El Rumi pun menjawab dengan tawa permintaan sang ibunda. 

Maia lantas meluruskan jika putra keduanya itu tidak mau terburu-buru perihal momongan.

Maia menyebut jika keduanya masih ingin menikmati waktu berdua. 

Terlebih usia pernikahan mereka baru seumur jagung.

Lantas memberikan peringatan pada EL agar tak menurut pada tuntutan netizen.

"Nggak sih, dia maunya pacaran dulu, jangan dituntut ya jangan sama netizen. Awas ya," tegas Maia.

"Ya tungguin aja lah. Kalau belum nikah kan (ditanya) kapan nikahnya. Setelah nikah (ditanya) kapan ininya (hamilnya)," tukas El.

Setelah menikah, El Rumi tampaknya masih ingin menghabiskan waktu berdua dengan Syifa Hadju. 
Sementara Maia Estianty juga tidak menuntut putra keduanya agar segera memberikannya cucu. 

Bandingkan Pertanyaan 'Kapan Hamil' dengan Kematian

Tak hanya di YouTube, Maia juga mempertegas sikapnya melalui sebuah pernyataan menohok melalui akun Threads.

Ia menilai pertanyaan mengenai kehamilan adalah hal yang sangat tidak sopan karena menyangkut takdir Tuhan yang tidak bisa ditentukan manusia.

"Pertanyaan 'kamu kapan nikah, kapan hamil' itu emang gak sopan sih. Itu kan takdir Allah ya," tulis Maia.

Istri Irwan Mussry ini bahkan memberikan perumpamaan yang cukup keras untuk menyadarkan netizen.

"Kalo kamu ditanya balik 'kamu kapan meninggal?' (Takdir Allah juga) marah gak? Sopan gak?" lanjutnya.

Sikap tegas Maia yang pasang badan membela Syifa Hadju ini pun memicu reaksi positif dari para penggemar. 

Di kolom komentar YouTube-nya, netizen ramai-ramai mengapresiasi keberanian Maia dalam bersuara.

Banyak netizen yang setuju bahwa pertanyaan seputar kehamilan merupakan hal yang
sensitif dan kurang etis.

"Bener banget, nanya kapan nikah? Kapan hamil? Umur berapa? Gaji berapa? Itu GAK
SOPAN BANGET, PLEASE PAKE ATTITUDENYA GUYS," tulis akun @sasajourney27.

Senada dengan itu, akun @lovingjk juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada
Maia: "Iya Bun, netizen emang suka banget ikut campur. Makasih Bun udah speak
up!"

Selain memberikan dukungan atas ketegasan Maia, para penggemar yang kini akrab menyapa mereka dengan sebutan "ElSyifa" juga mendoakan agar perjalanan bulan madu pasangan ini berjalan lancar.

"Buat ElSyifa kita mendoakan honeymoon-nya berjalan lancar bahagia sehat sehat happy," tulis akun @Ainun-my4sn. 

Sulit Hamil Setelah Menunda Kehamilan

Banyak pasangan yang menunda kehamilan karena menganggap diri masih muda, sehingga masih punya banyak waktu untuk merencanakan kehamilan. 

Saat sudah siap untuk punya anak, ternyata kehamilan tak kunjung terjadi. Hal ini tentunya kerap menimbulkan perasaan menyesal karena telah membuang-buang waktu.

Penyebab kesulitan hamil ini ada kemungkinan terkait dengan pilihan penggunaan alat kontrasepsi sewaktu menunda kehamilan, demikian menurut dr Caroline Tirtajasa,  SpOG(K), Konsultan Sub-Spesialis Fertility dan Hormon Reproduksi FKUI/RSCM.

"Pasangan yang belum punya anak biasanya dianjurkan untuk menggunakan metode kontrasepsi pil, karena masa subur dapat cepat kembali setelah penggunaan pil dihentikan," ungkap dr Caroline.

Metode KB suntik, terutama suntik tiga bulan, bisa menimbulkan efek berkepanjangan. Sementara KB spiral atau IUD sering menyebabkan keputihan dan infeksi, terutama bagi pasien yang lalai atau tidak pernah kontrol. 
Risiko terbesarnya adalah infeksi mulut rahim yang menjalar dan menyebabkan infeksi pada saluran telur, sehingga saluran telur tersumbat dan akhirnya terjadilah infertilitas.

Saran terbaik, jangan tunda lagi kehamilan. Sejalan dengan pertambahan usia, penyakit-penyakit yang tadinya tidak ada bisa saja muncul. 

Penyakit-penyakit yang sudah ada tetapi tidak diketahui, seperti endometriosis yang prosesnya makin progresif, bisa membawa dampak berupa infertilitas. 

Paparan polutan dan radikal bebas juga bertambah, sehingga bisa menurunkan kualitas sel benih (berupa sel telur dan sel sperma), lalu mempersulit kehamilan.

Pastikan kita menjalani pola hidup sehat, seperti tidak merokok, menjauhkan gelombang telepon seluler dari area reproduksi, dan tidak menaruh laptop di pangkuan, karena bisa menurunkan kualitas sel benih.

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.