Aksi Diduga Gengster Remaja di Rejang Lebong, Warga Talang Benih Terluka saat Pulang
Hendrik Budiman May 31, 2026 06:54 PM

Aksi Diduga Gengster di Rejang Lebong Kembali Makan Korban, Warga Talang Benih Terluka Saat Pulang Malam

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Aksi kelompok remaja yang diduga tergabung dalam gengster atau geng motor kembali menimbulkan keresahan di Kabupaten Rejang Lebong.

Bahkan, insiden terbaru menyebabkan seorang warga mengalami luka setelah diduga menjadi korban penyerangan menggunakan senjata tajam.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (30/5/2026) malam.

Korban yang identitasnya belum diketahui dan merupakan warga Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, saat itu baru selesai membeli makanan dan dalam perjalanan pulang menuju rumahnya.

Namun di tengah perjalanan, korban diduga diserang oleh sekelompok remaja yang diduga merupakan anggota gengster.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka yang diduga akibat sabetan senjata tajam.

Warga Talang Benih Minta Polisi Bertindak Tegas

Sekretaris Lurah Talang Benih, Tuti Aswanti, membenarkan adanya informasi terkait salah seorang warga yang menjadi korban penyerangan kelompok remaja yang diduga gengster.

Menurut Tuti, masyarakat Kelurahan Talang Benih saat ini merasa resah karena aksi serupa sudah berulang kali terjadi dan menimbulkan korban luka.

"Kami mendapat informasi bahwa ada warga Talang Benih yang kembali menjadi korban. Masyarakat sudah sangat resah karena kejadian seperti ini bukan pertama kali terjadi,"ungkap Tuti kepada wartawan TribunBengkulu.com pada Minggu (31/5/2026). 

Ia berharap aparat kepolisian dapat mengambil langkah tegas untuk memberantas aksi kelompok remaja yang meresahkan masyarakat tersebut.

Menurutnya, dalam beberapa kejadian sebelumnya, sejumlah warga juga dilaporkan mengalami luka akibat serangan kelompok yang membawa senjata tajam.

"Kami berharap ada tindakan tegas dari pihak kepolisian sehingga masyarakat bisa kembali merasa aman saat beraktivitas, terutama pada malam hari,"katanya.

Serangan Juga Dilaporkan Terjadi di Karang Anyar

Tidak hanya terjadi di Kelurahan Talang Benih, aksi yang diduga dilakukan kelompok gengster juga dilaporkan terjadi di wilayah Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Curup Timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunBengkulu.com, sekelompok remaja yang mengendarai sekitar 10 unit sepeda motor diduga melakukan aksi pelemparan batu ke arah rumah warga.

Aksi tersebut menambah kekhawatiran masyarakat karena dalam beberapa pekan terakhir muncul sejumlah laporan terkait aktivitas kelompok remaja yang berkonvoi pada malam hari dan diduga melakukan tindakan yang mengganggu keamanan lingkungan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP M Hasan Basri, menyampaikan bahwa Polres Rejang Lebong telah mengambil langkah serius untuk mengantisipasi dan menindak aksi kelompok gengster yang meresahkan masyarakat.

Sebagai bentuk keseriusan tersebut, Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong, Iptu Muhammad Akhyar Anugerah, telah membentuk Unit Reaksi Cepat (URC) yang dipimpin langsung oleh Kanit Pidum, Ipda Praditya Arya Wibowo.

Tim tersebut terdiri dari personel berpakaian preman yang ditugaskan secara khusus untuk melakukan pencegahan dan penindakan terhadap berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama terkait aktivitas gengster.

Selain pembentukan URC, Polres Rejang Lebong juga meningkatkan patroli dan menempatkan personel di sejumlah persimpangan serta titik-titik yang dinilai rawan terjadi gangguan kamtibmas.

Petugas berpakaian preman juga disebar dan membaur dengan masyarakat guna memantau aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan.

"Ini menjadi peringatan keras bagi kelompok yang melakukan aksi gengster. Jangan mencoba membuat keributan yang mengganggu keamanan masyarakat, apalagi sampai menimbulkan korban. Perbuatan tersebut bukan lagi sekadar kenakalan remaja, tetapi sudah mengarah pada tindakan yang mengancam keselamatan orang lain,"tegas Hasan.

Polres Rejang Lebong juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan segera melaporkan apabila menemukan atau memperoleh informasi terkait aktivitas gengster.

Laporan dapat disampaikan melalui layanan Call Center Polres Rejang Lebong di nomor 110 yang siaga selama 24 jam.

"Jika ada melihat kelompok remaja yang menggangu ketertiban, tolong segera laporkan, akan segera kita tindak mereka,"tutup Hasan. 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.