POSBELITUNG.CO--Masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada 1 hingga 2 Juni 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memasukkan wilayah Bangka Belitung dalam kategori waspada hujan sedang hingga lebat yang disertai potensi angin kencang selama dua hari berturut-turut.
Peringatan dini tersebut dikeluarkan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi yang dapat dipicu oleh tingginya curah hujan.
BMKG mengingatkan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi menyebabkan genangan air, luapan sungai, banjir, banjir bandang, hingga tanah longsor di sejumlah wilayah.
Dalam prakiraan cuaca untuk Senin, 1 Juni 2026, Bangka Belitung menjadi salah satu dari sejumlah provinsi yang masuk kategori waspada hujan sedang hingga lebat.
Selain itu, wilayah ini juga masuk dalam daftar daerah yang berpotensi mengalami angin kencang bersama Aceh, Bali, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur.
Kondisi serupa diperkirakan masih berlanjut pada Selasa, 2 Juni 2026.
BMKG kembali menetapkan Bangka Belitung dalam kategori waspada hujan sedang hingga lebat dan tetap berpotensi mengalami angin kencang.
BMKG mengimbau masyarakat agar terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi dan meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir, kawasan pesisir, serta wilayah yang memiliki risiko pohon tumbang akibat terpaan angin kencang.
Selain masyarakat umum, nelayan dan pengguna transportasi laut juga diminta lebih berhati-hati terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba selama periode peringatan dini berlangsung.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan turut melakukan langkah antisipasi guna meminimalkan dampak yang mungkin ditimbulkan oleh cuaca ekstrem tersebut.
Masyarakat juga disarankan memastikan saluran drainase tetap bersih dan menghindari aktivitas di area terbuka saat hujan lebat disertai petir maupun angin kencang terjadi.
BMKG menegaskan bahwa potensi cuaca ekstrem dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan kondisi atmosfer.
Karena itu, informasi prakiraan cuaca terbaru perlu terus dipantau sebagai langkah mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di Bangka Belitung.
Aceh
Sumatra Barat
Riau
Kepulauan Riau
Jambi
Kepulauan Bangka Belitung
Banten
DKI Jakarta
Kalimantan Barat
Kalimantan Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Papua Barat Daya
Papua Pegunungan
Papua
Papua Selatan
Jawa Barat
Maluku Utara
Maluku
Papua Tengah
Aceh
Bali
Jawa Timur
Kepulauan Bangka Belitung
Nusa Tenggara Timur
Aceh
Kepulauan Riau
Jambi
Kepulauan Bangka Belitung
Banten
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Kalimantan Selatan
Sulawesi Utara
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Maluku
Papua Tengah
Papua Pegunungan
Papua
Jawa Barat
Maluku Utara
Bali
Jawa Timur
Kepulauan Bangka Belitung
Nusa Tenggara Timur
(Kompas/Bangkapos.com)