Rafael Leao menimbulkan spekulasi besar mengenai masa depannya di AC Milan setelah mengakui bahwa ia siap menghadapi “tantangan baru” di liga yang berbeda. Winger asal Portugal itu, yang telah menjadi sosok penting di San Siro selama tujuh musim terakhir, tampaknya bersiap untuk melangkah pergi setelah musim yang penuh gejolak di mana Rossoneri gagal lolos ke Liga Champions.
Leao siap tinggalkan San Siro
Masa depan bintang Milan, Leao, kini menjadi sorotan setelah sang penyerang memberikan wawancara terbuka tentang ambisi kariernya. Meski masih terikat kontrak di San Siro, pemain berusia 26 tahun itu mengisyaratkan bahwa waktunya di Italia mungkin akan segera berakhir setelah musim sulit di mana ia kerap dimainkan di posisi yang bukan keahliannya sebagai penyerang tengah.
“Secara pribadi, saya merasa sudah memberikan segalanya untuk Milan,” ujar Leao dalam wawancara dengan Sport TV. “Ini adalah klub yang membantu saya berkembang, mendukung saya di masa-masa sulit, dan beruntung saya juga berhasil menulis nama saya dalam sejarah Rossoneri. Saya pikir setiap orang memiliki mimpi, ambisi, dan tantangan untuk dihadapi. Saya ingin merasakan tantangan baru di liga lain. Jika itu terjadi, saya akan sangat senang, karena saya tahu saya telah melakukan pekerjaan dengan baik di Milan.”
Manchester United dan Arsenal siaga penuh
Pernyataan Leao tersebut jelas menarik perhatian sejumlah klub besar Liga Inggris, terutama Manchester United. Pemain internasional Portugal itu sebelumnya juga menambah bahan spekulasi setelah dalam sebuah podcast ia menyebut bahwa ia menyukai United karena idolanya adalah Cristiano Ronaldo. Ia juga mengungkapkan bahwa Arsenal merupakan klub Inggris lain yang senang ia tonton, membuat kedua klub tersebut waspada untuk memperkuat lini serang mereka musim panas ini.
Milan saat ini tengah berada dalam masa transisi setelah finis di posisi kelima Serie A dan gagal lolos ke kompetisi klub paling bergengsi di Eropa. Dengan kebutuhan untuk menyeimbangkan keuangan serta belum memiliki pelatih kepala permanen dan direktur senior, para pemilik mungkin akan mempertimbangkan untuk menjual winger bintang mereka guna mendanai perombakan besar di musim panas.
Kekacauan di balik layar AC Milan
Memang benar, Rossoneri kini beroperasi dalam kekosongan kepemimpinan setelah perubahan besar dalam struktur olahraga klub. Milan sedang mencari arah baru setelah berpisah dengan Massimiliano Allegri, dan laporan menyebutkan bahwa mereka telah menjadwalkan pertemuan dengan pelatih Crystal Palace yang akan hengkang, Oliver Glasner, untuk membahas posisi pelatih kepala.
Kurangnya stabilitas di klub, ditambah absennya Liga Champions, menciptakan situasi ideal bagi potensi kepergian Leao. Meskipun sebelumnya ia sempat menyatakan keinginan untuk menebus performanya di bawah bimbingan penasihat klub Zlatan Ibrahimovic, komentarnya yang terbaru menunjukkan hasrat yang semakin besar untuk bermain di “level tertinggi Eropa” yang saat ini tidak dapat ditawarkan oleh Milan.
Fokus beralih ke Piala Dunia 2026
Sebelum membuat keputusan terkait masa depannya di level klub, Leao kini memusatkan perhatian pada tugasnya bersama tim nasional Portugal. Ia telah masuk dalam skuad untuk Piala Dunia 2026 dan bertekad memanfaatkan turnamen tersebut sebagai ajang untuk menunjukkan kemampuannya di panggung dunia sebelum menentukan langkah terbaik bagi kariernya ke depan.
“Yang paling penting bagi saya saat ini adalah Piala Dunia. Saya ingin tampil baik di turnamen itu dan membantu tim nasional saya. Lalu, ketika waktunya tiba, saya akan mempertimbangkan pilihan terbaik untuk masa depan karier saya agar bisa terus bersaing di level tertinggi Eropa,” ujar sang winger. Dengan banyak klub elite yang memantau situasinya, hasil dari perjalanan Portugal nanti bisa menjadi faktor penentu ke mana salah satu penyerang paling menarik di Eropa itu akan berlabuh musim depan.