Akui Tak Lagi Beri Nafkah Anak, Ruben Onsu Sentil Perilaku Sarwendah: Baru Enam Bulan Sudah Teriak
Murhan June 01, 2026 12:05 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mengakui tak lagi beri nafkah pada anak-anaknya, persenter Ruben Onsu sentil perilaku Sarwendah, mantan istrinya.

Ada alasan Ruben Onsu hingga menghentikan aliran nafkah kepada anak-anaknya yang ikut dengan Sarwendah.

Memang, perselisihan antara presenter Ruben Onsu dan Sarwendah setelah resmi bercerai kembali menjadi sorotan publik.

Sebelumnya isu mengenai hak bertemu anak mencuat ke permukaan, kini perhatian beralih pada persoalan kewajiban nafkah serta biaya pemeliharaan anak-anak mereka.

Pihak Sarwendah menggelar konferensi pers untuk menyampaikan sejumlah hal terkait hubungannya dengan Ruben Onsu.

Baca juga: Kelanjutan Hubungan Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Terungkap: Semua Sudah Direncanakan Tuhan

Dalam konferensi pers tersebut, Ruben disebut sudah tak lagi memenuhi kewajiban untuk menafkahi buah hatinya sejak akhir tahun 2025.

Pernyataan dari pihak Sarwendah tersebut kemudian mendapat respons dari tim kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang.

Minola kembali membeberkan bukti bahwa pemilik nama lengkap Ruben Samuel Onsu itu memberikan nafkah hingga Rp200 juta.

Meski telah memenuhi kewajiban nafkah, Ruben justru merasa kesulitan untuk bertemu dengan anak-anaknya.

"Sejak bercerai itu kami sudah buktikan ya, kalau kita flashback ke waktu preskon saya yang membuktikan tiap bulan Ruben kasih Rp200 juta, sekian ratus juta termasuk uang sampah ya," kata Minola, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Senin (1/6/2026).

"Tapi itu tidak membuat S itu melaksanakan kewajibannya untuk mempertemukan bahkan bagaimana caranya dia orang tua yang bijak sehingga anak-anak bisa berkumpul 2-3 hari sama Ruben," tuturnya.

Karena itulah, kakak Jordi Onsu ini berhenti menafkahi anak sejak enam bulan lalu.

Hal itu dilakukan Ruben sebagai bentuk protes karena tidak bisa bertemu anak-anaknya.

"Jadi ini kan masalah hak dan kewajiban. Ruben berpikir, kewajibanku ku bayar terus bahkan melampaui apa yang seharusnya. Hak aku, aku enggak dapat," jelas Minola.

"Dia juga ingin menunjukkan aksi protesnya. Aku juga bisa tidak melaksanakan kewajibanku. Dan itu baru dilaksanakan mulai dari Desember ya sampai hari ini."

"Baru enam bulan sudah teriak, anaknya juga yang mau dikasih makan, yang mau dibiayai, sudah teriak-teriak gitu, dianggap dia jadi pahlawan."

"Ruben selama ini yang bertahun-tahun menafkahi anak-anaknya itu apa dong namanya? Jadi jangan coba mencari hal-hal yang seperti itu. Jangan kita merasa enam bulan, kita udah udah jadi pahlawan," paparnya.

Sarwendah Tuntut Pemenuhan Nafkah 

Sementara itu, Sarwendah meminta agar hak anak-anaknya atas nafkah dari Ruben Onsu dipenuhi sesuai kesepakatan tertulis yang dibuat saat proses perceraian mereka pada 2024.

Kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon dan Chris Sam Siwu, membeberkan isi perjanjian yang disepakati kedua belah pihak dalam konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (31/5/2026).

Abraham Simon menjelaskan, Pasal 1 dalam akta kesepakatan mengatur mengenai tanggung jawab kedua orang tua terhadap anak.

"Pasal 1 di dalam akta kesepakatan itu mengatur tentang anak. Di mana kedua belah pihak, RO (Ruben Onsu) dan klien kami (Sarwendah), wajib memelihara dan mendidik anak," kata Abraham.

Selain itu, dalam ayat kedua disebutkan bahwa hak asuh anak diberikan kepada Sarwendah sebagai ibu kandung.

Menurut Abraham, perjanjian tersebut juga mengatur hak Ruben untuk bertemu anak-anaknya serta kewajiban terkait nafkah.

"Yang keempat, terkait biaya hidup, biaya pemeliharaan, dan pendidikan anak sampai kuliah menjadi tanggung jawab RO (Ruben Onsu)," ujarnya.

Sementara itu, Pasal 2 dalam kesepakatan membahas pembagian harta bersama. Dalam salah satu poinnya disebutkan bahwa setelah perceraian, kedua pihak sepakat untuk tidak saling menuntut.

Penjelasan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas tudingan yang menyebut Sarwendah mempersulit Ruben untuk bertemu anak-anak mereka.

Chris Sam Siwu menegaskan bahwa kliennya tidak pernah menutup akses Ruben untuk bertemu anak-anaknya.

"Pernyataan yang menyebut klien kami mengatur atau membatasi pertemuan tidak benar. Bahkan, klien kami tidak pernah menutup akses RO untuk bertemu anak-anaknya," kata Chris.

Di sisi lain, Abraham mengungkapkan bahwa Ruben diduga tidak lagi memberikan nafkah kepada anak-anak sejak akhir 2025.

Menurutnya, seluruh kebutuhan anak, mulai dari biaya hidup, pendidikan hingga kesehatan, selama ini ditanggung oleh Sarwendah menggunakan dana pribadinya.

"Justru klien kami yang membiayai pemeliharaan anak-anak, biaya sekolah, les atau bimbingan belajar, hingga biaya pengobatan ketika anak sakit. Semua itu ditanggung Sarwendah sejak akhir tahun 2025 hingga saat ini," ujarnya.

Abraham menegaskan bahwa kewajiban nafkah telah diatur secara jelas dalam akta kesepakatan maupun komunikasi sebelum dokumen tersebut ditandatangani.

Namun dalam pelaksanaannya, kata dia, seluruh kebutuhan anak hingga kini masih ditanggung oleh Sarwendah.

Ruben Onsu dan Sarwendah resmi bercerai pada 24 September 2024. Putusan tersebut dikabulkan secara verstek oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Mau Bongkar Alasan Cerai

Pihak penyanyi Sarwendah kini menebar ancaman pada Ruben Onsu setelah terus diserang terkait anak.

Bahkan wanita yang kini dekat dengan Giorgio Antonio itu mengancam membongkar alasan sebenarnya cerai dari Ruben Onsu.

Sarwendah menyebut, selama ini menuntupi alasan sebenarnya bercerai dari Ruben Onsu. 

Memang, hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi perhatian publik setelah persoalan terkait anak-anak mereka ramai dibahas di media. 

Ruben Onsu menyoroti kedekatan anak-anaknya dengan Giorgio Antonio yang belakangan dikabarkan dekat dengan Sarwendah.

Selain itu, presenter bernama lengkap Ruben Samuel Onsu tersebut mengaku tidak mendapatkan haknya untuk berkumpul bersama anak-anak sesuai kesepakatan.

Ruben pun merasa aksesnya untuk bertemu anak-anak tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Pernyataan itu kemudian memicu respons dari pihak Sarwendah.

Tak terima persoalan rumah tangga yang telah berakhir kembali diungkap ke ruang publik, Sarwendah melalui kuasa hukumnya, Abraham Simon, memberikan tanggapan tegas.

Menurut Abraham, selama ini kliennya memilih diam dan menahan diri untuk tidak membuka berbagai hal yang terjadi di balik perceraian mereka.

Abraham kemudian mengibaratkan posisi Sarwendah dengan sebuah kiasan.

Ia menilai sikap diam yang ditunjukkan kliennya selama ini tidak boleh dianggap sebagai bentuk kelemahan.

"Kami sampaikan begini bahwa klien kami ini kita ada kiasan ya. Kiasan itu adalah meskipun semut itu kecil, tapi kalau diinjak gajah sekalipun akan menggigit," ujar Abraham, dikutip Tribunnews dalam YouTube Reyben Entertainment, Minggu (31/5/2026). 

Menurut Abraham, Sarwendah selama ini memilih untuk tidak banyak berbicara demi menjaga situasi tetap kondusif.

Namun, ia mengingatkan bahwa kondisi tersebut bisa berubah apabila tekanan terhadap kliennya terus berlanjut.

"Jadi jangan sampai ya, Wenda selama ini diam ya. Wenda selama ini seakan-akan terlihat tidak punya kekuatan. Tapi kalau terus ditekan seperti itu, dia akan bicara."

Saat ditanya mengenai hal yang dimaksud, Abraham mengisyaratkan masih banyak fakta yang belum pernah diungkap ke publik oleh Sarwendah.

"Bicara apa? Banyak hal ya," bebernya. 

Abraham bahkan menyebut alasan sebenarnya di balik perceraian Ruben dan Sarwendah hingga kini belum pernah disampaikan secara terbuka.

"Bahkan alasan sebenarnya dari perceraian pun dia belum sampaikan," tegasnya, 

Meski demikian, pihak Sarwendah mengaku masih berusaha menjaga kesepakatan yang telah dibangun pascaperceraian.

Karena itu, berbagai hal yang dianggap sensitif masih disimpan rapat oleh kliennya.

"Ya, itu biar Wenda sampaikan pada saat yang tepat. Ya, yang saya yakin itu menjadi alasan utama perceraian ya."

Abraham menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya tetap berupaya menjaga situasi agar tidak semakin memanas.

Menurutnya, keputusan untuk tidak mengungkap berbagai persoalan yang terjadi merupakan bagian dari komitmen yang telah disepakati bersama.

"Dan sekali lagi, kami jaga semua itu dengan baik ya karena sudah kesepakatan kami baik-baik," pungkasnya. 

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.