Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sedang melakukan normalisasi saluran air atau drainase di Jalan Dadali, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Pedagang tanaman hias di atas drainase terancam dipindahkan dan lapaknya dibongkar.
Salah seorang pedagang tanaman Subhan (35) mengaku keberatan terkait rencana pemindahan dan lapaknya dibongkar.
"Kalau saya pribadi merasa keberatan. Tapi, kalau ini kan direnovasi terus kita boleh balik lagi tidak masalah. Ini kan harus nyari sendiri. Kalau mendukung perbaikan ya saya juga mendukung, karena kan untuk keindahan kota juga," kata Subhan kepada TribunnewsBogor.com, Senin (1/6/2026).
Ia sendiri sudah berjualan tanaman sejak tahun 2007 di Jalan Dadali ini.
Ia meneruskan lapak orangtuanya yang sudah ada sejak tahun 1985.
Selama ini ia melihat saluran drainase di areal pedagang tanaman hias dalam kondisi yang baik.
Para pedagang selalu membersihkan saluran agar tetap berfungsi normal.
"Katanya sih perbaikan saluran air. Tapi, kalau dilihat saluran airnya itu kalau yang di titik sini masih bagus. Kita juga sering bebersih. Malah yang ditikungan sana yang sering menjadi penyebab banjir," ujarnya.
Pemkot Bogor seharusnya sudah menyiapkan tempat relokasi saat rencana ini muncul.
Pedagang merasa jika seperti itu tidak akan kesulitan.
Subhan merasa percuma sebab pedagang selalu membayar uang kebersihan.
"Tapi kalau mau dipindahkan juga ya percuma. Kita juga punya surat resmi untuk jualan disini ko. Kita bayar perbulannya tapi kok dibuat susah juga," tegasnya.