Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Sebuah rumah milik petani di Desa Kelindang Atas, Kecamatan Merigi Kelindang, Kabupaten Bengkulu Tengah, ludes terbakar pada Senin (1/6/2026) dini hari sekitar pukul 00.10 WIB.
Rumah tersebut diketahui milik Jurihan (56), seorang petani setempat.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu.
Kepala Pelaksana BPBD Bengkulu Tengah, Siswandi, mengatakan kebakaran diduga berasal dari lampu kaleng yang lupa dimatikan oleh pemilik rumah.
"Dari laporan yang kami terima, dugaan sementara kebakaran dipicu lampu kaleng yang masih menyala dan lupa dimatikan sehingga api membakar bagian rumah," kata Siswandi, Senin (1/6/2026).
Ia menjelaskan, setelah menerima laporan, personel BPBD bersama warga langsung menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman dan penyelamatan barang-barang milik korban.
Menurut Siswandi, kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp50 juta.
"Korban terdampak satu kepala keluarga atas nama Jurihan yang bekerja sebagai petani. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujarnya.
Proses Pemadaman
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bengkulu Tengah, Edward Novrin, mengatakan pihaknya mengerahkan empat unit armada dan puluhan personel untuk memadamkan kobaran api.
"Sebanyak 20 personel dari Pos D Taba Penanjung dibantu personel Pos A, Pos B, dan Pos F kami turunkan ke lokasi. Ada empat armada yang dikerahkan untuk penanganan kebakaran ini," kata Edward Novrin.
Edward menjelaskan, petugas membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk memadamkan api hingga proses pendinginan selesai dilakukan.
"Saat petugas tiba, warga sudah berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya seperti ember. Setelah itu personel melakukan pemadaman dan pendinginan agar api tidak kembali menyala," jelasnya.
Ia memastikan tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati menggunakan lampu minyak atau lampu kaleng, terutama saat malam hari dan sebelum meninggalkan rumah atau beristirahat," tutup Edward.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini