PROHABA.CO, MAKKAH – Kabar duka kembali menyelimuti pelaksanaan ibadah haji tahun 2026.
Seorang jamaah haji asal Kabupaten Bireuen, Aceh, dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci saat menjalankan rangkaian ibadah haji.
Jamaah yang wafat tersebut bernama Sulasry Abdul Gani yang tergabung dalam Kloter BTJ 005.
Almarhum mengembuskan napas terakhir pada Minggu (31/5/2026) pukul 04.45 Waktu Arab Saudi (WAS) atau sekitar pukul 08.45 WIB.
Informasi meninggalnya jamaah haji asal Bireuen itu turut disampaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh melalui unggahan resmi yang berisi ucapan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Keluarga besar Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh turut berduka cita atas meninggalnya Sulasry Abdul Gani, jamaah haji Kloter BTJ 005 asal Kabupaten Bireuen,” tulis demikian pernyataan yang disampaikan.
Baca juga: Tiga Jamaah Haji Asal Aceh Meninggal di Tanah Suci Saat Puncak Ibadah Haji di Armuzna
Baca juga: Jamaah Haji Asal Aceh Tamiang Meninggal di Arafah, Total Dua Orang Wafat
Meninggalnya Sulasry Abdul Gani menambah daftar jamaah haji asal Aceh yang meninggal dunia selama musim haji tahun 2026.
Hingga saat ini, tercatat sudah lima jamaah haji asal Aceh yang wafat di Tanah Suci sejak keberangkatan musim haji tahun ini dimulai.
Sulasry Abdul Gani juga tercatat sebagai jamaah kedua asal Kabupaten Bireuen yang meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.
Kepergian almarhum tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta sesama jamaah yang tengah menjalankan ibadah di Makkah.
Sementara itu, melansir informasi yang dihimpun Serambinews.com, kondisi cuaca di Kota Makkah dalam beberapa hari terakhir cukup ekstrem.
Suhu udara pada siang hari dilaporkan mencapai sekitar 40 derajat Celsius.
Cuaca panas yang melanda kawasan Tanah Suci menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi para jamaah selama menjalankan ibadah haji.
Pihak penyelenggara haji terus mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan, memperbanyak konsumsi air putih, serta menghindari aktivitas berlebihan di bawah terik matahari guna mengurangi risiko gangguan kesehatan selama berada di Arab Saudi.
Semoga almarhum Sulasry Abdul Gani mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan menghadapi musibah tersebut.
(Serambinews.com/Muhammad Nasir)
Baca juga: Jamaah Haji Asal Bireuen Meninggal di Padang Arafah Saat Puncak Ibadah Haji
Baca juga: Tragis! Mama Muda 24 Tahun di Konawe Selatan Tewas Diduga Dianiaya Suami dengan 28 Luka Memar
Baca juga: Satu Hektare Hutan Lindung di Lembah Seulawah Aceh Besar Terbakar