TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Menjelang dibukanya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri tahun 2026, Dinas Pendidikan Provinsi Riau mengingatkan calon peserta didik dan orang tua untuk mulai mempersiapkan seluruh dokumen persyaratan sejak sekarang.
Persiapan administrasi dinilai menjadi faktor penting untuk menghindari kendala saat proses pendaftaran yang akan dimulai pada 8 Juni mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, mengatakan seluruh tahapan penerimaan tahun ini dilakukan melalui sistem digital sehingga kelengkapan data dan dokumen menjadi syarat utama yang harus diperhatikan masyarakat.
Mulai dari aktivasi akun, pengisian identitas peserta, hingga pengunggahan dokumen akan dilakukan secara online melalui sistem SPMB.
Menurut Erisman, banyak kendala pada proses penerimaan siswa baru sebelumnya terjadi karena calon peserta didik terlambat melengkapi berkas atau menemukan kesalahan data saat pendaftaran berlangsung.
Karena itu, pihaknya meminta masyarakat memastikan seluruh dokumen telah siap sebelum akses pendaftaran dibuka.
Baca juga: SPMB Riau 2026 Dibuka 8 Juni, Ini Jadwal Lengkap dan Kuota Empat Jalur Masuk SMA-SMK Negeri
"Kita harapkan anak-anak kita bisa mempersiapkan segala sesuatunya mulai dari sekarang," katanya, Senin (1/6/2026).
Disdik Riau juga telah melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah sejak akhir Maret serta menggelar simulasi pendaftaran pada 25 hingga 30 Mei 2026.
Langkah tersebut dilakukan agar siswa, orang tua, dan pihak sekolah memahami seluruh mekanisme pendaftaran berbasis digital yang diterapkan tahun ini.
"Dengan persiapan yang matang, tentu kami berharap proses pendaftaran dapat berjalan lancar dan calon peserta didik dapat fokus memilih sekolah sesuai jalur yang tersedia," katanya.
Pendaftaran diawali dengan aktivasi akun, pengisian data diri, hingga pengunggahan dokumen persyaratan.
Akses sistem SPMB 2026 dibuka mulai 8 Juni 2026 pukul 08.00 WIB hingga 19 Juni 2026 pukul 13.00 WIB. Selanjutnya, proses verifikasi berkas dilakukan oleh panitia sekolah pada 10-20 Juni 2026.
Untuk SMA Negeri, kuota penerimaan dibagi melalui Jalur Domisili 30 persen, Prestasi 35 persen, Afirmasi 30 persen, dan Mutasi 5 persen.
Sementara untuk SMK Negeri, kuota terdiri dari Jalur Tempatan 10 persen, Afirmasi 15 persen, Reguler 70 persen, dan Mutasi 5 persen.
Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB. Peserta yang dinyatakan lulus wajib melakukan daftar ulang pada 23 hingga 26 Juni 2026.
(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)