Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemuda memiliki peran penting dalam menjaga demokrasi dan kebangsaan di tanah air.
Lantaran pentingnya peran tesebut, DPRD Jatim pun mendorong agar kalangan muda tidak apatis dan mengawal berbagai upaya memajukan daerah.
Anggota Komisi A DPRD Jatim Sumardi menjelaskan, bicara pemuda memang tidak ada habisnya.
Sebab, pemuda merupakan salah satu motor penggerak bangsa ini. Sejak Sumpah Pemuda hingga Reformasi, mereka selalu memiliki peranan besar dalam perjalanan bangsa.
Baca juga: DPRD Jatim Yakin Sekolah Rakyat Bisa Putus Rantai Kemiskinan dan Tingkatkan SDM
"Karena itu, peran pemuda saat ini sangat strategis. Apa pun yang kita lakukan untuk bangsa ini akan terasa kurang lengkap jika tidak melibatkan kaum muda. Maka kita harus memberikan ruang dan kesempatan kepada mereka," kata Sumardi sebagaimana dikutip, Senin (1/6/2026).
Penjelasan Sumardi tersebut diulas panjang lebar saat berbincang dalam Podcast Ngobrol Bareng Dewan bersama TribunJatim Network.
Podcast yang berlangsung di kawasan Mojokerto ini secara khusus membahas bagaimana peran pemuda dalam mengawal Demokrasi dan Kebangsaan.
Dalam pandangan Sumardi, Pemuda perlu terus diyakinkan bahwa perannya sangat penting.
Seluruh pihak harus bergerak bersama dan melibatkan pemuda agar menjadi bagian penting dalam perubahan dan perjalanan bangsa ke depan. Sumardi menegaskan pentingnya hal tersebut.
Namun tak dapat dipungkiri bahwa saat ini tak jarang kaum muda mulai apatis terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurut Sumardi, tentu hal ini harus disikapi bersama. Agar tidak apatis, pemuda harus diberikan kepercayaan. Harus diberikan pemahaman bahwa pemuda memiliki potensi dan peran strategis.
Tidak hanya itu, dalam tataran praktis, kaum muda juga harus diberikan ruang untuk mengeksplorasi potensi dan mengekspresikan gagasan guna memberikan kontribusi untuk bangsa.
Terpenting, pemuda memiliki ide dan disampaikan dengan saluran yang jelas.
Sumardi memastikan, DPRD Jatim tidak alergi terhadap berbagai masukan termasuk dari kalangan muda. Berbagai ruang saluran dibuka.
Meskipun, Sumardi tak memungkiri jika ruang yang diberikan dinilai belum sepenuhnya mengakomodasi. Namun, komitmen tersebut terus dipegang dewan.
Karena itu Sumardi berharap anak-anak muda aktif menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan dan harapan mereka.
Dengan begitu, para wakil rakyat ini bisa menyesuaikan berdasarkan aspirasi dan kebutuhan kaum muda ke depan. Sumardi kembali menegaskan pentingnya peran kaum muda.
"Sebagai anggota DPRD Jawa Timur, saya berharap peran aktif pemuda dapat berjalan seiring dan bersinergi dengan program pemerintah pusat maupun daerah," jelas politisi Partai Golkar tersebut.
Media Sosial sebagai Ruang Aspirasi
Di era digital yang berkembang pesat saat ini, media sosial menjadi ruang baru bagi anak muda untuk menyampaikan aspirasi bahkan tak jarang berupa kritikan.
Terkait hal tersebut, Sumardi menegaskan, kritik maupun saran merupakan hal yang sah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Justru kritikan bisa menjadi saran perbaikan.
"Karena itu saya mengajak teman-teman muda untuk aktif terlibat dalam berbagai persoalan bangsa dan menyampaikan saran maupun pendapat kepada kami," ungkap Sumardi.
Meski media sosial kerap menjadi ruang aspirasi, namun Sumardi mengajak seluruh pihak termasuk kaum muda untuk tidak terjebak terhadap hoaks.
Berbagai aspirasi yang disampaikan tentu harus berdasarkan informasi dan fakta yang ada. Aspirasi dari manapun siap ditampung.
"Kami tidak masalah, selama informasi yang disampaikan jelas dan menjadi informasi yang sesat," jelas Sumardi.
Perkuat Literasi Demokrasi dan Kebangsaan
Lebih jauh, Sumardi yang merupakan anggota Komisi A ini menegaskan, DPRD punya perhatian besar terhadap penguasa literasi demokrasi dan kebangsaan termasuk untuk kalangan pemuda. Berbagai upaya dilakukan untuk menggugah pemuda untuk terlibat aktif.
Diantaranya, melalui berbagai kegiatan yang juga melibatkan mereka. Misalnya agenda wawasan kebangsaan, seminar, sarasehan, diskusi, yang juga kerap melibatkan organisasi kepemudaan.
Salah satu tujuannya juga adalah menguatkan peran aktif pemuda untuk kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Kami ingin membangun sinergi yang kuat dengan generasi muda agar Jawa Timur lebih cettar," ungkap legislator asal Dapil Mojokerto-Jombang tersebut