Pemain sayap Bayer Leverkusen, Alejandro Grimaldo, kembali memanaskan spekulasi transfer menjelang penampilan perdananya di Piala Dunia, dengan menegaskan keinginannya untuk pulang ke Spanyol di masa depan. Dalam wawancara dengan media, ia mengakui bahwa bermain untuk klub papan atas La Liga tetap menjadi salah satu tujuan utama dalam kariernya — sebuah ambisi yang ingin ia wujudkan dalam waktu dekat.
Grimaldo jelaskan ambisinya di Spanyol
Meskipun menjadi bagian penting dari skuad Bayer Leverkusen, Grimaldo tidak pernah menyembunyikan kecintaannya terhadap sepak bola Spanyol. Saat menjalani hari media bersama tim nasional Spanyol, pemain berusia 30 tahun itu berbicara secara terbuka mengenai arah karier jangka panjangnya dan tekadnya untuk menguji kemampuan di salah satu liga paling bergengsi di Eropa.
“Setelah bertahun-tahun berkarier di sepak bola profesional, saya sudah terbiasa dengan adanya berbagai rumor sepanjang karier saya,” ujar Grimaldo. “Saya selalu mengatakan hal yang sama: saya ingin kembali ke La Liga. Itu adalah salah satu tujuan saya. Saya sangat bahagia di Leverkusen, tetapi saya selalu menegaskan bahwa saya ingin kembali ke La Liga — dan pada akhirnya, saya akan melakukannya.”
Kaitan dengan Barcelona dan status di Leverkusen
Pernyataan Grimaldo tentu akan memicu spekulasi mengenai kemungkinan dirinya kembali ke Barcelona, klub tempat ia menimba ilmu di akademi La Masia selama beberapa tahun. Meskipun kini ia dikenal sebagai salah satu bek sayap menyerang terbaik di dunia, daya tarik Camp Nou tetap menjadi topik hangat di kalangan media.
Saat ini, bek asal Valencia tersebut masih terikat kontrak dengan juara Jerman itu hingga tahun 2027, menjadikannya salah satu aset berharga klub. Namun, pernyataannya yang berulang tentang keinginan pulang ke Spanyol mengindikasikan bahwa Leverkusen mungkin akan menghadapi tantangan untuk mempertahankan wakil kapten mereka.
Mimpi yang belum terwujud
Menariknya, meskipun telah meraih kesuksesan besar bersama Benfica dan Leverkusen, Grimaldo belum pernah tampil di kasta tertinggi sepak bola Spanyol. Ia meninggalkan tim Barcelona B menuju Portugal pada tahun 2016, dan bertekad untuk menandai pencapaian tersebut sebelum menutup kariernya.
Dalam wawancara terbaru dengan AS, ia kembali menegaskan tekadnya: “Itu tetap menjadi tujuan saya, dan jika tidak terjadi sekarang, maka tetap akan menjadi tujuan saya tahun depan, dan jika belum juga, maka tahun berikutnya. Saya ingin bermain untuk klub besar di Spanyol. Saya yakin bahwa gaya permainan liga tersebut sangat cocok dengan karakter saya.”
Kegagalan transfer ke La Liga
Grimaldo sempat santer dikaitkan dengan kepulangan ke Spanyol pada musim panas lalu, termasuk dengan beberapa klub besar La Liga. Walaupun rumor terus beredar sepanjang jendela transfer, pemain internasional Spanyol itu akhirnya bertahan di Jerman, melanjutkan perannya sebagai bagian penting dari skuad Leverkusen.
Berbicara tentang minat klub-klub besar, Grimaldo mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid tidak pernah berkembang lebih jauh dari tahap awal. “Selalu ada kemungkinan untuk bergabung dengan Xabi Alonso, tetapi akhirnya tidak terjadi,” katanya mengenai Real Madrid, sambil menjelaskan bahwa klub tersebut justru merekrut Álvaro Carreras.
Ia juga mengakui sempat berbicara dengan Barcelona, menambahkan, “Jika akhirnya tidak terjadi, berarti memang belum waktunya.”
Terkait Atletico Madrid, Grimaldo menjelaskan bahwa pembicaraan memang sempat dilakukan, namun “praktis tidak ada kelanjutan,” menekankan bahwa kontak di bursa transfer tidak selalu berujung pada kesepakatan konkret.