Presiden Real Madrid, Florentino Pérez, pada awal pekan ini memberikan tanggapan tegas terhadap banyaknya kritik yang ditujukan kepada klubnya.
Pernyataannya muncul di tengah anggapan bahwa ekspektasi yang tidak realistis terus dibebankan kepada raksasa ibu kota tersebut dari tahun ke tahun.
Real Madrid baru saja melewati musim 2025/26 yang sangat mengecewakan. Di bawah kepemimpinan Xabi Alonso dan Álvaro Arbeloa, Los Blancos kesulitan menemukan kekompakan baik di dalam maupun di luar lapangan.
Situasi tersebut berakhir dengan musim kedua berturut-turut tanpa trofi, sebuah hasil yang dianggap tidak dapat diterima oleh para pendukung dan pihak internal klub.
Akibatnya, gelombang kritik keras pun melanda seluruh elemen Real Madrid, mulai dari jajaran direksi hingga skuad pemain, dengan seruan agar perubahan besar dilakukan.
Namun, seperti yang telah disinggung sebelumnya, Florentino Pérez menilai bahwa kritik yang diterima timnya belakangan ini sudah terlalu berlebihan.
Dalam sesi wawancara dengan media pada awal pekan ini, Presiden Real Madrid itu menegaskan:
“Kita tidak boleh kehilangan akal. Gagasan bahwa Anda bisa menjuarai Liga Champions setiap tahun itu konyol. Memenangkan enam dalam sepuluh tahun adalah sesuatu yang belum pernah dilakukan siapa pun.”
Pernyataan tersebut menjadi bentuk pembelaan Pérez terhadap klubnya di tengah tekanan besar yang datang dari publik dan media setelah musim yang mengecewakan.