Panggung Terakhir Messi? Ketua DPRD Lutra Yakin Argentina Tembus Final Piala Dunia 2026
Ari Maryadi June 02, 2026 10:06 AM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU UTARA – Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko berpotensi menjadi panggung terakhir Lionel Messi bersama Timnas Argentina di ajang sepak bola paling bergengsi dunia.

Prospek tersebut menjadi salah satu alasan Ketua DPRD Luwu Utara, Husain, menjagokan skuad Albiceleste.

Ia menilai, Messi cs akan kembali melangkah jauh dan mempertahankan status sebagai salah satu favorit juara.

Legislator Partai Golkar itu menilai Argentina masih memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi.

Terlebih, skuad asuhan Lionel Scaloni datang dengan perpaduan pemain berpengalaman dan generasi baru yang mulai matang.

"Saya menjagokan Argentina. Pemain Albiceleste tampaknya akan menunjukkan performa terbaiknya, termasuk Messi," kata Husain kepada Tribun-Timur.com, Selasa (2/6/2026) pagi.

Menurutnya, motivasi besar akan mengiringi perjalanan Argentina di Piala Dunia kali ini.

Messi yang kini memasuki fase akhir karier internasional diyakini masih memiliki ambisi untuk kembali mengantar negaranya meraih prestasi tertinggi.

"Karena bisa saja ini menjadi Piala Dunia terakhir bagi Messi," ujarnya.

Meski perhatian publik banyak tertuju kepada La Pulga, Husain menilai kekuatan Argentina tidak hanya bergantung pada sang kapten.

Ia melihat ada dua pemain yang berpotensi menjadi penentu keberhasilan Albiceleste sepanjang turnamen.

Keduanya adalah penyerang Julian Alvarez dan penjaga gawang Emiliano Martinez.

Alvarez dinilai mampu menjadi ujung tombak yang efektif berkat mobilitas tinggi, kemampuan membuka ruang, dan ketajamannya di depan gawang.

Sementara Martinez tetap menjadi sosok penting di bawah mistar berkat pengalaman dan mentalitasnya dalam pertandingan besar.

"Selain Messi, ada dua pemain yang saya lihat akan menjadi pemain kunci Argentina. Mereka adalah Julian Alvarez dan Emiliano Martinez," beber Husain.

Ia menambahkan, bila Messi menjadi otak permainan, Alvarez dan Martinez bisa menjadi fondasi yang menjaga keseimbangan tim dari lini depan hingga pertahanan.

Namun jalan Argentina menuju gelar juara dipastikan tidak mudah.

Husain menilai ada dua negara yang paling layak diwaspadai, yakni Spanyol dan Prancis.

Menurutnya, Spanyol datang dengan kekuatan kolektif yang sangat baik.

La Roja memiliki kedalaman skuad yang merata serta kombinasi pemain muda dan senior.

Dengan begitu Spanyol mampu menjaga stabilitas permainan sepanjang turnamen.

"Spanyol punya kedalaman skuad yang baik. Kombinasi pemain muda dan senior," akunya.

Selain Spanyol, Prancis juga dianggap sebagai ancaman serius.

Kata Husain, Les Bleus dinilai memiliki salah satu lini serang tercepat dan paling berbahaya di Piala Dunia 2026.

Kecepatan Kylian Mbappe, kreativitas Ousmane Dembele, serta kemampuan Michael Olise menciptakan peluang membuat Prancis selalu berbahaya dalam situasi transisi.

"Sementara Prancis merupakan skuad dengan lini serang yang memiliki kecepatan. Sebut saja Mbappe, Ousmane Dembele, dan Olise," ungkapnya.

Menariknya, Husain sudah memiliki gambaran laga final yang ingin ia saksikan.

Ia berharap Argentina mampu mencapai partai puncak dan berhadapan dengan salah satu dari dua raksasa Eropa tersebut.

Menurutnya, duel melawan Spanyol akan menghadirkan pertarungan ideal antara dua tim yang sama-sama mengandalkan kualitas teknik dan penguasaan bola.

"Saya berharap Argentina di final bertemu Spanyol. Itu akan menjadi final ideal," ujarnya.

Meski demikian, Husain juga tidak menutup kemungkinan terulangnya duel klasik Argentina kontra Prancis.

Jika skenario itu terjadi, final 2026 akan menjadi pertemuan ulang dua tim yang menyuguhkan salah satu laga final terbaik dalam sejarah Piala Dunia pada edisi 2022 di Qatar.

"Tapi Argentina versus Prancis jilid II juga menarik," tandasnya.

Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.