Ruben Onsu Diduga Kecewa buntut Sulit Bertemu Anak, Nafkah Diklaim Terhenti oleh Pihak Sarwendah
Tegar Melani June 02, 2026 12:42 PM

- Presenter Ruben Onsu kembali menjadi sorotan setelah disebut mengalami kesulitan bertemu dengan anak-anaknya yang berada dalam pengasuhan Sarwendah selama sekitar enam bulan terakhir.
Di satu sisi, pihak Sarwendah mengungkapkan bahwa Ruben disebut sudah tidak lagi memberikan nafkah untuk anak-anak sejak akhir tahun 2025, terakhir kali ia disebut masih menyalurkan biaya pemeliharaan dan pendidikan anak. Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, memberikan pernyataan (1/6/2026).

Ia menyebut bahwa kliennya saat ini diduga memiliki perasaan kurang nyaman karena haknya untuk bertemu anak tidak terpenuhi.

Minola menyampaikan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, Ruben Onsu disebut memiliki perasaan tidak enak, bahkan seperti “ngambek”, karena situasi yang menurutnya hanya dapat dipahami oleh Ruben sendiri. Hal itu disampaikannya saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).

Ia juga menyebut bahwa biaya pemeliharaan dan pendidikan anak saat ini ditanggung oleh Sarwendah. Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena adanya dinamika dalam hubungan antara kedua pihak.

Minola menilai bahwa apa yang dirasakan Ruben merupakan hal yang wajar, mengingat setiap orang dapat merasakan hal serupa apabila hak dan keinginannya tidak terpenuhi, termasuk dalam hal pertemuan dengan anak.

Ia menegaskan bahwa situasi tersebut bukan sesuatu yang berlebihan, dan tidak seharusnya dipandang sebagai upaya untuk mencari pembenaran sepihak.

Di sisi lain, Minola juga menyinggung bahwa ada pihak yang dinilainya terlalu berlebihan dalam menyikapi kondisi tersebut, terutama terkait kontribusi pembiayaan anak yang baru dilakukan dalam beberapa waktu terakhir.

Ia menekankan bahwa Ruben selama ini telah memberikan kontribusi finansial dalam jumlah yang signifikan untuk kebutuhan anak-anaknya. Tercatat, selama masa pascacerai, Ruben disebut telah mengirimkan dana pemeliharaan anak hingga ratusan juta rupiah.

Namun, menurutnya, kontribusi tersebut terhenti karena Ruben belum mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan anak-anaknya selama enam bulan terakhir.

Minola juga menyoroti bahwa anak-anak saat ini berada dalam pengasuhan pihak ibu, sehingga akses pertemuan dengan ayah menjadi terbatas. Ia mempertanyakan siapa yang bertanggung jawab atas kondisi tersebut jika pertemuan antara ayah dan anak tidak dapat terjadi.

Ia berharap kedua belah pihak dapat segera mencari solusi terbaik terkait pembagian waktu dan hak pertemuan dengan anak, agar tidak terus menjadi konflik berkepanjangan.

Menurutnya, persoalan tersebut seharusnya dapat diselesaikan dengan baik apabila ada itikad dari kedua pihak untuk membuka komunikasi demi kepentingan anak-anak.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.