Sistem Pertahanan Udara Iran Cegat dan Hancurkan Drone MQ-1 AS di Wilayah Teritorial
Tribun-video June 02, 2026 12:42 PM

– Ketegangan baru kembali tercipta setelah jajaran Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah berhasil menembak jatuh sebuah drone canggih milik militer Amerika Serikat (AS) pada Minggu (31/5/2026).

Berdasarkan informasi resmi yang disiarkan langsung oleh media pemerintah Iran, pesawat tanpa awak andalan Washington tersebut berhasil dijatuhkan di kawasan perairan teritorial Iran.

Pihak IRGC meluncurkan serangan taktis dan menghancurkan drone tersebut setelah mendeteksi adanya pergerakan yang menyusup masuk ke dalam wilayah udara Iran di atas perairan mereka.

Sebelum dilakukan tindakan penghancuran secara total, tim IRGC dilaporkan sempat mencegat pergerakan drone itu melalui sistem pertahanan udara nasional Iran yang bersiaga penuh.

Untuk diketahui, drone jenis MQ-1 merupakan salah satu alutsista udara milik Amerika Serikat yang memiliki fungsi utama untuk menjalankan misi pengawasan serta operasi serangan taktis.

Senjata udara yang dikembangkan oleh perusahaan dirgantara AS, General Atomics Aeronautical Systems ini, sangat dikenal luas oleh publik global sebagai drone "Predator" milik AS.

Pemberian julukan tersebut diketahui terinspirasi dari sebuah judul film populer sebelum proses pengembangan awal unit pesawat tanpa awak ini resmi dimulai.

Pada masa awal produksinya, armada udara ini sebenarnya diberi nama resmi RQ-1 Predator oleh pihak pengembang.

Kendati demikian, pihak Angkatan Udara Amerika Serikat kemudian memutuskan untuk mengubah nomenklatur tersebut guna menegaskan fungsi krusialnya sebagai kemampuan senjata multirole.

Ketangguhan drone jenis ini sudah teruji di berbagai medan operasi, di mana hingga tahun 2013 lalu, total jam terbang dari unit MQ-1 Predator dilaporkan telah menyentuh angka sekitar 2 juta jam operasi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.