Kepala Badan Tim Nasional, Sumardji, memberikan pernyataan kepada media di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, pada Senin (1/6/2026).
PSSI melalui Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, menegaskan bahwa Timnas Indonesia memiliki target tinggi untuk menjuarai Piala AFF 2026.
Sumardji menekankan bahwa target tersebut bukan sekadar ambisi kosong. “Ingat ya, target kita tidak main-main. Keinginan kita adalah menjadi juara di ajang AFF ini, tim senior. Kami sangat merindukan momen itu,” ujar Sumardji di Jakarta.
Timnas Indonesia bertekad untuk tidak mengulangi kekecewaan dari edisi sebelumnya. Pada Piala AFF 2024, skuad Garuda yang diperkuat banyak pemain muda gagal memenuhi ekspektasi publik.
Saat itu, Timnas Indonesia harus tersingkir lebih awal setelah hanya menempati posisi ketiga Grup B dan gagal melaju ke semifinal.
Untuk mencapai target juara kali ini, PSSI telah mempersiapkan berbagai langkah strategis. Pelatih kepala John Herdman akan memiliki banyak pemain berbakat sebagai modal utama untuk bersaing di turnamen nanti.
Selain pemain lokal, sejumlah pemain diaspora juga kini memperkuat klub-klub di kompetisi Super League, di antaranya Thom Haye, Eliano Reijnders, Jordi Amat, dan Ivar Jenner.
Sumardji mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan program pemusatan latihan jangka panjang yang akan dimulai setelah agenda FIFA Matchday. Bali disebut-sebut sebagai salah satu lokasi yang akan digunakan untuk pemusatan latihan tim asuhan John Herdman.
“Ya, jadwal sudah kami terima. Kami sudah membaca, mempelajari, dan mendiskusikannya bersama,” kata Sumardji.
“Dengan jeda waktu yang cukup panjang, karena liga baru akan dimulai pada September, sementara AFF berlangsung antara Juli hingga Agustus, kami akan memanfaatkan waktu tersebut untuk mempersiapkan tim sebaik mungkin,” tambahnya.
Seluruh rencana ini diarahkan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap Timnas Indonesia dan PSSI, terutama setelah kegagalan tim lolos ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia kini bertekad kembali meraih kepercayaan masyarakat dengan tampil kompetitif dan disegani di level internasional. Menjuarai turnamen Piala AFF menjadi langkah penting untuk mewujudkan hal tersebut.
“Secara jujur, kami di PSSI sangat merindukan masa-masa ketika kepercayaan publik terhadap timnas begitu besar. Setelah kegagalan ke Piala Dunia, kami menyadari kepercayaan itu menurun,” ujar Sumardji.
“Kami ingin membuktikan bahwa para pemain kita layak diapresiasi dan pantas mendapatkan tempat di hati masyarakat seperti dulu lagi. Kami ingin kembali memiliki fans yang mendukung penuh, baik di Stadion Utama GBK maupun di mana pun tim bermain.”
“Kami benar-benar merindukan suasana itu. Secara bertahap, kami akan berusaha memberikan motivasi terbaik serta hasil maksimal agar timnas ini kembali dipercaya dan dicintai oleh seluruh penggemar serta masyarakat Indonesia,” tutup Sumardji.