SPMB SMP N Bandar Lampung 2026 Dibuka Dua Gelombang, Kuota Afirmasi Masih Terbesar
Robertus Didik Budiawan Cahyono June 02, 2026 04:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Disdikbud) Kota Bandar Lampung menyebut Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026-2027 untuk jenjang SMP Negeri menggunakan empat jalur penerimaan.

Baca juga: Kadisdikbud Bandar Lampung Tunggu Aturan Resmi Terkait Bahas Prancis Masuk Sekolah

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Bandar Lampung, M Nur Ramdan mengatakan mekanisme SPMB tahun ini tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

"SPMB SMP tahun ini masih sama seperti tahun lalu, yakni melalui jalur domisili, afirmasi atau bina lingkungan, prestasi, dan mutasi. Dari seluruh jalur tersebut, kuota terbesar tetap kami alokasikan untuk jalur afirmasi," kata M Nur Ramdan, Selasa (2/6/2026).

Ia menjelaskan, total kuota penerimaan murid baru jenjang SMP Negeri tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 15 ribu siswa.

Jumlah tersebut disesuaikan dengan data kelulusan siswa yang saat ini telah rampung.

Menurut Ramdan, proses pendaftaran tetap dilaksanakan dengan sistem kombinasi online dan offline untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pendaftaran.

Ia menuturkan, sekolah-sekolah tetap membuka layanan pendampingan bagi calon peserta didik maupun orang tua yang mengalami kendala saat melakukan pendaftaran secara daring.

"Kalau ada masyarakat yang belum memahami proses pendaftaran online, bisa langsung datang ke sekolah. Petugas kami akan membantu dan mendampingi sampai proses pendaftaran selesai," ujarnya.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pelaksanaan SPMB SMP Negeri Bandar Lampung dibagi menjadi dua gelombang.

Gelombang pertama diperuntukkan bagi jalur afirmasi/bina lingkungan dan prestasi.

Pendaftaran dibuka pada 22 hingga 24 Juni 2026, dilanjutkan verifikasi dan validasi dokumen hingga 26 Juni 2026.

Hasil seleksi akan diumumkan pada 29 Juni 2026 dan pendaftaran ulang berlangsung 29 sampai 30 Juni 2026.

Sementara gelombang kedua diperuntukkan bagi jalur domisili dan mutasi.

Pendaftaran berlangsung pada 1 hingga 3 Juli 2026 dengan proses seleksi dilakukan secara real time.

Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 6 Juli 2026 dan pendaftaran ulang dilaksanakan pada 6 hingga 7 Juli 2026.

Ramdan menjelaskan, jalur domisili untuk jenjang SMP mendapatkan kuota minimal 40 persen dari daya tampung sekolah dengan seleksi berdasarkan jarak tempat tinggal dan usia calon murid.

Adapun jalur afirmasi atau bina lingkungan memperoleh kuota paling sedikit 25 persen dari daya tampung sekolah.

Jalur ini diperuntukkan bagi calon murid dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas yang memiliki dokumen keikutsertaan program bantuan pemerintah.

Sementara jalur prestasi mendapat alokasi kuota minimal 30 persen yang terbagi menjadi prestasi akademik dan non-akademik.

Prestasi akademik dinilai berdasarkan nilai rapor selama lima semester serta surat keterangan peringkat dari sekolah asal.

Sedangkan prestasi non-akademik menggunakan penilaian sertifikat atau piagam kejuaraan yang akan dikonversi sesuai ketentuan dalam petunjuk teknis pelaksanaan SPMB.

Untuk jalur mutasi atau perpindahan tugas orang tua, kuota yang disediakan maksimal 5 persen dari daya tampung sekolah.

Ramdan berharap seluruh proses SPMB tahun ajaran 2026/2027 dapat berjalan lancar dan transparan sehingga seluruh calon murid memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan.

"Kami mengimbau orang tua dan calon peserta didik memperhatikan jadwal pendaftaran serta menyiapkan seluruh dokumen yang dipersyaratkan agar proses seleksi berjalan lancar," tandasnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.