TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Sebuah dapur serta atap bangunan gudang milik warga Jembrana diamuk si jago merah, Selasa 2 Juni 2026.
Akibatnya, bangunan dapur milik pensiunan tersebut ludes.
Kebakaran diduga karena korsleting listrik. Beruntung tak ada korban jiwa namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan Juta rupiah.
Menurut data yang berhasil diperoleh, peristiwa tersebut terjadi di rumah I Ketut Sudarsa (74) di Jalan Soka, Lingkungan/Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jembrana sekitar pukul 11.45 WITA.
Baca juga: Warung Makan Ming Ming Kebakaran, Pemilik Rugi Rp200 Juta
Bermula dari seorang saksi, Komang Ayu Tri yang sedang makan siang bersama anaknya di teras rumahnya.
Namun, ketika hendak mengambil air minum di dapur, ia justru melibat korban api yang semakin membesar dari arah dapur milik korban atau tetangganya.
Sontak, ia langsung menginformasikan hal tersebut ke salah satu petugas damkar untuk dilaporkan ke Mako Damkar Satpol PP Jembrana. tim Reguler III Damkar Jembrana lantas bergegas menuju TKP yang jaraknya sekitar 3 menit perjalanan.
Baca juga: PKK Badung Bali Buka Pelatihan Keluarga Tanggap Kebakaran: Ibu Rumah Tangga Garda Terdepan Keluarga
"Ada empat unit armada damkar yang dikerahkan untuk penanganan," kaya Kasatpol PP Jembrana, I Ketut Eko Susila Artha Permana, Selasa 2 Juni 2026.
Sementara itu, Kapolsek Negara, AKP Andi Prasetyo menyebutkan, ada dua bangunan yang terbakar.
Yakni bangunan gudang perlengkapan tempat penyimpanan kabel dan dapur milik I Ketut Sudarsa.
Akibat kejadian tersebut, selain sebabkan banguna terbakar, juga menghanguskan kabel listrik, tiga unit sepeda gayung, kulkas serta kerusakan atap bangunan.
Baca juga: Ditinggal Sembahyang, Mess Guru di SDN 2 Tinga-tinga Buleleng Bali Kebakaran
Korban pemilik dapur merugi sekitar Rp50 Juta serta korban bangunan gudang yang terbakar mengalami kerugian sekitar Rp15 juta.
"Diduga (penyebab kebakaran) korsleting listrik," jelasnya. (*)