Kasus HIV di Medan Capai 13 Ribu, Dinkes Ajak PWPM Perluas Edukasi ke Masyarakat
Ayu Prasandi June 02, 2026 09:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan membuka ruang kemitraan dengan Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) guna memperkuat edukasi serta penyebaran informasi kesehatan kepada masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, drg Henni Savitri MKN, saat menerima kunjungan silaturahmi Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting bersama jajaran pengurus di Kantor Dinas Kesehatan Kota Medan, Jalan Rotan, Selasa (2/6/2026).

Henni menilai media memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.

Karena itu, sinergi dengan insan pers dinilai penting untuk menyampaikan berbagai program, capaian, hingga layanan kesehatan yang diberikan pemerintah.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan PWPM. Media merupakan mitra penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kami berharap kerja sama yang positif ini terus terjalin, terutama dalam publikasi program dan perkembangan sektor kesehatan di Kota Medan,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Henni juga memaparkan sejumlah penyakit yang masih menjadi perhatian di Kota Medan, di antaranya Tuberkulosis (TBC), Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), hipertensi, serta HIV/AIDS.

Menurutnya, kasus HIV/AIDS masih menjadi tantangan serius karena angka kasus yang tergolong tinggi.

Penularan HIV umumnya terjadi melalui penggunaan jarum suntik tidak steril, perilaku seks berisiko, serta penularan dari ibu kepada anak.

“Data kasus HIV paling banyak ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Martubung, Helvetia, Tuntungan, dan Padang Bulan. Dari tahun 2022 hingga April 2025 tercatat sekitar 13.000 kasus HIV di Kota Medan,” katanya.

Untuk menekan angka penyebaran HIV/AIDS, Dinkes Medan terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi melalui puskesmas serta bekerja sama dengan sejumlah lembaga seperti Medan Plus, Galatea, dan Komisi Penanggulangan AIDS.

Henni juga memastikan ketersediaan obat-obatan di seluruh puskesmas masih dalam kondisi aman meskipun sesekali terjadi keterlambatan pasokan dari distributor. Selain itu, Dinkes Medan hingga kini masih dipercaya sebagai penyedia vaksin meningitis bagi calon jemaah haji.

“Kami berharap PWPM dapat memberikan masukan dan kritik yang konstruktif serta membantu menyampaikan informasi positif terkait pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ucapnya. 

Sementara itu, Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari program kerja organisasi setelah pelantikan pengurus pada 7 Mei 2026 lalu.

Menurut Edison, selain mempererat silaturahmi, kunjungan tersebut juga bertujuan membangun komunikasi dan kemitraan yang lebih baik antara insan pers dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Medan.

“Kami berharap hubungan antara Dinas Kesehatan Kota Medan dan PWPM semakin erat. Sinergi ini penting agar informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dapat tersampaikan secara cepat, akurat, dan berimbang,” ujarnya.

Edison berharap Dinas Kesehatan Kota Medan tetap terbuka terhadap awak media, terutama dalam memberikan akses informasi dan konfirmasi terkait berbagai isu kesehatan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Dengan komunikasi yang baik, kami yakin kerja sama ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kota Medan,” pungkasnya. 

(Dyk/Tribun-Medan.com)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.