Serangan Besar Rusia ke Ukraina Hancurkan Infrastruktur Energi Migas: Belasan Tewas, Ratusan Luka
valencia frida varendy June 02, 2026 11:11 PM

- Ukraina kembali diserbu serangan rudal dan drone Rusia.

Serangan Rusia ini menyasar infrastruktur energi Ukraina hingga menyebabkan delapan wilayah kehilangan aliran listrik.

Angkatan Udara Ukraina mencatat Rusia telah meluncurkan 656 drone dan 73 rudal ke wilayahnya.

 Kementerian Energi Ukraina sebelumnya menyebut Insiden ini disebut menyebabkan warga di delapan wilayah Ukrainan kehilangan aliran listrik.

Namun, kini dipastikan tidak ada pemadaman terjadwal hanya saja  teknisi masih berupaya memulihkan jaringan tersebut.

"Konsumsi energi aktif saat ini sebaiknya digeser ke siang hari — dari pukul 11:00 hingga 15:00. Pada jam-jam malam, kami meminta konsumen, jika memungkinkan, untuk menggunakan listrik secara hemat — dari pukul 18:00 hingga 22:00. Hal ini membantu mengurangi beban pada sistem," demikian catatan Kementerian Energi.

Dilansir dari media asing english.news, ungkapan ini disampaikan oleh Kementerian Energi Ukraina dalam pernyataan resminya, Selasa (2/6).

Dalam serangan ini dikabarkan fasilitas produksi dan infrastruktur sebuah perusahaan energi menjadi rusak.

Serangan Rusia juga menargetkan fasilitas minyak dan gas Ukraina.

Dalam insiden ini dikabarkan terdapat ratusan korban terluka dan 16 tewas.

Sementara itu, media asing lain mengabarkan insiden ini terjadi pada Senin (1/6) waktu setempat.

Serangan gabungan Rusia ke Ukraina dilancarkan dalam skala besar.

Rudal udara, laut dan berbagai senjata mematikan Rusia dikeluarkan Senjata mematikan Rusia dikeluarkan untuk menyerang Ukraina.

Selain menghantam Kyiv sebagai target utama, Rusia menyerang beberapa bagian dari wilayah Ukraina.

Meski demikian beberapa media asing mengabarkan sistem pertahanan udara Ukraina berhasil mencegat 602 drone dan 40 rudal mematikan Rusia

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.