Kenapa Kepala BGN Dadan Hindayana Dicopot Prabowo? Mensesneg Jelaskan Alasannya
Pipit Maulidya June 03, 2026 02:32 AM

 

SURYA.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Keputusan mengejutkan ini diambil setelah melalui proses evaluasi yang panjang terhadap pelaksanaan program flagship pemerintah.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membeberkan sejumlah alasan utama di balik pencopotan tersebut.

Penyebab Dadan Hindayana dicopot disebut karena masalah kedisiplinan hingga kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP,” kata Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan di Ruang Sidang Kabinet, Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam.

Baca juga: Kiprah Nanik S Deyang, Kepala BGN yang Baru Ditunjuk Presiden Prabowo Gantikan Dadan

Pelanggaran SOP dan Masalah Tata Kelola BGN

Menurut penjelasan Mensesneg, Dadan Hindayana dinilai bermasalah dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP).

Masalah ini berdampak langsung pada tata kelola lembaga yang bertanggung jawab atas pemenuhan gizi masyarakat tersebut.

“Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola,” lanjut Prasetyo memaparkan alasan lain pencopotan Dadan dan kawan-kawan.

Kualitas Makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Disorot

Selain masalah birokrasi dan tata kelola internal, faktor krusial yang memicu pencopotan ini adalah standar kualitas makanan yang disajikan kepada masyarakat.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo tidak boleh dikompromikan kualitasnya.

“Termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional,” tegas Prasetyo.

Baca juga: Daftar Kekayaan Dadan Hindayana yang Dicopot Prabowo dari Jabatan Kepala BGN

Hasil Monitoring Selama 18 Bulan

Pencopotan ini tidak dilakukan secara mendadak.

Presiden Prabowo Subianto disebut telah memantau dan mengevaluasi kinerja jajaran pimpinan BGN selama 1,5 tahun terakhir sebelum akhirnya mengambil keputusan tegas.

“Tentunya selama satu setengah tahun melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi dasar pertimbangan oleh Bapak Presiden untuk melakukan pergantian ini dengan harapan catatan-catatan tersebut dapat segera untuk kita perbaiki,” ungkap Prasetyo.

Ia menambahkan bahwa keputusan resmi ini diketuk pada awal Juni.

“Selama kurang lebih hampir satu setengah tahun melakukan monitoring, melakukan evaluasi, maka pada hari ini, Selasa, tanggal 2 Juni 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional.”

Daftar Pimpinan BGN yang Dicopot dan Penggantinya

Tidak hanya Dadan Hindayana, Presiden Prabowo juga merombak jajaran pimpinan tinggi BGN lainnya, termasuk unsur perwira tinggi TNI dan Polri yang menjabat sebagai Wakil Kepala.

Pejabat Lama yang Dicopot:

Kepala BGN: Dadan Hindayana

Wakil Kepala BGN: Irjen Pol Sony Sonjaya

Wakil Kepala BGN: Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung

Sebagai langkah cepat untuk memulihkan kinerja lembaga, pemerintah langsung mengumumkan struktur kepemimpinan baru BGN.

Struktur Pimpinan BGN yang Baru:

Kepala BGN: Nanik Sudaryanti Deyang

Wakil Kepala BGN: Agustina Arumsari

Wakil Kepala BGN: Mayjen TNI Trenggono

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.