Rombak Besar-besaran di Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Eri Ariyanto June 03, 2026 02:44 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Perombakan besar kembali terjadi di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) yang mengejutkan publik dan kalangan birokrasi pada awal pekan ini.

Presiden Prabowo Subianto disebut mengambil langkah tegas dengan melakukan restrukturisasi kepemimpinan di lembaga strategis tersebut.

Dalam keputusan terbaru, posisi Kepala BGN resmi berganti dari Dadan Hindayana kepada Nanik S Deyang.

Pergantian ini menjadi sorotan karena dilakukan di tengah perhatian serius pemerintah terhadap peningkatan kualitas layanan gizi nasional.

Sumber internal menyebutkan bahwa evaluasi kinerja menjadi salah satu faktor utama di balik rombak besar-besaran tersebut.

Selain pergantian pucuk pimpinan, sejumlah posisi penting di lingkungan BGN juga ikut mengalami penyesuaian struktur.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat efektivitas program gizi dan ketahanan pangan nasional.

Publik pun menyoroti arah kebijakan baru yang akan dibawa oleh Nanik S Deyang dalam memimpin lembaga tersebut.

Dengan perubahan ini, BGN diharapkan mampu bekerja lebih optimal dalam menjawab tantangan peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia.

Baca juga: BGN Tegaskan Prioritas MBG, Sebut Balita dan Ibu Hamil-Menyusui Jadi Sasaran Utama, Siswa Menyusul

Seperti diketahui, Pihak Istana Kepresidenan meminta pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan konsolidasi dan memperkuat koordinasi seusai perombakan susunan pimpinan BGN.

"Kepada tiga pimpinan Badan Gizi Nasional yang baru, kami berharap untuk dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026).

"Dan tentu saja juga memperkuat koordinasi bersama dengan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, serta memastikan seluruh program Badan Gizi Nasional dapat tetap berjalan dengan sebaik-baiknya," ujar dia melanjutkan.

Prasetyo berharap, pimpinan baru BGN dapat mempercepat pelaksanaan program-program prioritas, memperbaiki kinerja, meningkatkan tata kelola organisasi, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

"Terutama dalam hal upaya peningkatan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia," kata Prasetyo.

Nanik S Deyang, dilantik Presiden Prabowo sebagai Wakil Kepala BGN Rabu 17 September 2025, sebelumnya komisaris independen PT Pertamina
Nanik S Deyang, jadi Kepala BGN (Dok Tribunnews)

Pihak Istana juga memastikan bahwa program BGN akan tetap berjalan sebagaimana mestinya meski evaluasi terus dilakukan pemerintah.

Prasetyo menegaskan, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu dan setiap unit kerja di BGN mesti tetap menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing.

Prabowo juga mencopot dua wakil kepala BGN, yakni Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung.

"Selama kurang lebih hampir 1,5 tahun melakukan monitoring, melakukan evaluasi, maka pada hari ini Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo.

Prabowo pun mengangkat Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang sebagai kepala BGN menggantikan Dadan.

Nanik akan didampingi dua wakil kepala BGN, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

(TribunNewsmake.rcom/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.