Disindir Bek Real Madrid, Pelatih Spanyol Angkat Bicara: Saya Tak Gunakan Media Sosial
Aurora Nightingale June 03, 2026 08:51 AM

Pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, memberikan tanggapan terkait sindiran yang dilontarkan bek muda Real Madrid, Dean Huijsen, setelah namanya tidak tercantum dalam daftar skuad untuk Piala Dunia 2026.

Pada Senin (25/5/2026) waktu setempat, timnas Spanyol resmi merilis 26 nama pemain yang akan tampil di turnamen empat tahunan tersebut.

Menukangi skuad sekelas La Roja tentu bukan perkara mudah bagi De la Fuente. Ia harus membuat keputusan sulit di tengah melimpahnya talenta yang tersedia.

Demi menjaga keseimbangan dan kualitas tim, pelatih berusia 64 tahun itu disebut hanya memilih pemain dengan performa paling konsisten sepanjang musim.

Akibatnya, sejumlah pemain Spanyol yang memperkuat Real Madrid harus menerima kenyataan pahit, termasuk Dean Huijsen, yang tidak masuk dalam daftar akhir.

Pencoretan Huijsen menjadi kejutan bagi banyak pihak. Bek berusia 21 tahun itu sebelumnya dibeli Real Madrid dari Bournemouth pada musim panas 2025 dengan nilai transfer mencapai 50 juta euro dan diharapkan dapat memperkuat lini belakang Los Blancos sekaligus membuka jalannya menuju skuad nasional.

Namun kenyataan berkata lain. Meskipun tampil dalam 40 pertandingan bersama Real Madrid musim ini, performanya dianggap belum cukup memuaskan bagi De la Fuente.

Huijsen sempat menjalani debutnya bersama timnas Spanyol dalam laga persahabatan melawan Mesir pada Maret lalu, tetapi penampilan tersebut belum mampu memastikan tempatnya di skuad final Piala Dunia.

Tak lama setelah pengumuman skuad, Huijsen bereaksi dengan membagikan ulang unggahan ayahnya, Don Huijsen, di akun media sosial pribadi.

Unggahan tersebut menampilkan data statistik dari Sofascore yang menunjukkan Huijsen sebagai salah satu bek dengan penilaian tertinggi di Liga Spanyol musim ini.

Secara statistik, Huijsen bahkan unggul dibanding beberapa bek yang akhirnya dipanggil De la Fuente, termasuk duet Barcelona, Eric Garcia dan Pau Cubarsi.

Menanggapi sindiran halus tersebut, Luis de la Fuente memilih untuk menanggapinya dengan tenang. Ia mengatakan tidak mengetahui unggahan itu karena dirinya memang tidak aktif di media sosial.

“Masalahnya, saya tidak tahu soal sindiran itu. Saya tidak aktif di media sosial,” ujar De la Fuente, dikutip dari Tribuna.

“Saya memahami bahwa para pemain yang tidak terpilih bisa merasa kecewa. Namun, ada nilai-nilai seperti rasa hormat yang harus tetap dijaga.”

“Seperti yang saya katakan, saya tidak tahu apa yang dia tulis, tetapi saya mengerti rasa frustrasinya. Kami harus menghargai mereka yang tetap menunjukkan rasa hormat kepada rekan setimnya.”

“Ini bukan masalah besar. Dia masih muda dan masih banyak belajar. Seiring waktu, dia akan memahami hal-hal yang benar-benar penting, termasuk rasa hormat dan persahabatan,” tutup pelatih berpengalaman tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.