TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG -- Kajati Sumsel Ketut Sumedana menegaskan dua orang yang diamankan Tim Penyidik Kejati Sumsel, yakni Wakil Bupati PALI inisial Iwan Tuaji dan Kepala Dinas PUTR PALI Ristanto Wahyudi, sudah tiba di Kejati Sumsel, Rabu (3/6/2026), sekitar pukul 16.15 WIB.
"Benar sudah sampai di sini. Hingga saat ini masih dalam pemeriksaan penyidik Kejati Sumsel," ungkap Ketut.
Ketut mengatakan pengamanan dilakukan terkait dugaan kasus suap fee proyek yang tengah ditangani Kejati Sumsel.
Namun, pihaknya belum merinci proyek apa yang menjadi objek perkara karena proses pemeriksaan masih berlangsung.
"Kami masih melakukan pendalaman. Dugaan sementara terkait suap fee proyek. Nanti akan kami sampaikan lebih lanjut setelah pemeriksaan selesai dilakukan," tegasnya.
Menurut Ketut, tim penyidik saat ini masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan dari berbagai pihak untuk mengungkap konstruksi perkara secara utuh.
Karena itu, status hukum kedua pejabat tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan.
"Kami akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Semua akan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku," ungkapnya.
Kejati Sumsel memastikan tidak akan berhenti pada pengamanan dua orang tersebut.
Penyidik akan terus melakukan pengembangan guna mengungkap pihak lain yang diduga terlibat dalam praktik suap fee proyek tersebut.
"Kami akan terus melakukan pengembangan. Jika nantinya ditemukan keterlibatan pihak lain, tentu akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tutup Ketut
Kabar penangkapan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Iwan Tuaji, oleh Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel pada Rabu (3/6/2026) pagi menjadi sorotan.
Sebelum ditangkap, orang nomor dua di Kabupaten PALI ini sempat memperlihatkan aktivitas biasanya di akun media sosial Instagram pribadinya.
Melalui unggahan Instagramnya, @iwantuaji128, sang Wakil Bupati sempat mengunggah sebuah cerita (Instagram Story).
Dalam unggahan yang diposting sekitar 8 jam sebelum ditangkap, tampak sebuah foto suasana santai yang menampilkan secangkir kopi hitam di atas meja.
Tampak Irwan Tuaji saat itu tengah menikmati secangkir kopi di sebuah rumah makan.
Nama Lengkap: Iwan Tuaji, S.H.
Tempat, Tanggal Lahir: Palembang, 28 Agustus 1986
Asal Daerah: Desa Purun, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI
Nama Istri: Arni Yulia Ningsih, S.S.T., M.Kes. (Profesi: Wiraswasta)
Jumlah Anak: 3 (tiga) orang, yaitu:
Tsurayya Muthia Ramadhanni
Muhammad Aldric Prasaja
Muhammad Daffa Prasaja
Riwayat Pendidikan
Iwan Tuaji menempuh seluruh jenjang pendidikan dasar hingga menengah atas di Kota Palembang sebelum akhirnya mendalami ilmu hukum hingga menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.).
SD: SD Negeri 152 Palembang (Lulus Tahun 1998)
SMP: SLTP Negeri 3 Palembang (Lulus Tahun 2001)
SMA: SLTA Negeri 3 Palembang (Lulus Tahun 2004)
Riwayat Karier dan Pekerjaan
Sebelum memutuskan untuk terjun ke panggung politik praktis di tanah kelahiran, Iwan mengasah kemampuan analisis kebijakan publik dan jaringan bisnisnya melalui dua jalur profesi:
Tenaga Ahli: DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)
Dunia Usaha: Wiraswasta / Pengusaha
Riwayat Organisasi
Garda Pemuda Nasdem Kota Palembang: Menjabat sebagai Bendahara II (Periode 2013-2018)
Satma Pemuda Pancasila (PP): Menjabat sebagai Wakil Sekretaris (Periode 2019-2023)
KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia): Menjabat sebagai Wakil Ketua (Periode 2021 - sekarang)
Pemuda Panca Marga (PPM): Menjabat sebagai Wakil Bendahara (Periode 2023 - sekarang)
Riwayat Penghargaan
Kiprahnya di dunia pergerakan pemuda dan kontribusinya di Sumatera Selatan sempat membuahkan sejumlah apresiasi bergengsi, di antaranya:
Tokoh Inspirasi Sriwijaya (Tahun 2017):
Penghargaan atas dedikasi dan inspirasinya sebagai tokoh muda daerah.
Penghargaan dari LPIB Sumsel (Tahun 2018): Diapresiasi sebagai bagian dari elemen penggerak kekuatan rakyat menuju agenda pembangunan daerah 2020.
Ia terpilih sebagai wakil bupati PALI terpilih periode 2024-2029.
Iwan Tuaji diketahui memenangkan pilkada PALI dengan suara terbanyak 46.115 suara atau 40,72 persen.
Bersama Asgianto yang sama-sama merupakan tokoh politisi muda Kabupaten PALI, mereka memiliki Hobby yang sama, dari menyukai motor klasik hingga Hobby main golf.
Iwan Tuaji dan Asgianto sudah lama saling kenal dan berteman sejak masih duduk dibangku sekolah SMP.
Sebagai putera daerah Kabupaten PALI akhirnya mereka berdua pun berpasangan maju sebagai calon Bupati -Wakil Bupati di Pilkada 2024 demi berjuang mewujudkan PALI maju untuk semua.
DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 6.000.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 2.030 m2/600 m2 di KAB / KOTA KOTA PALEMBANG , Rp. 6.000.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 550.000.000
1. MOBIL, TOYOTA MINIBUS Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp. 550.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 35.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp. ----
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 150.000.000
F. HARTA LAINNYA Rp. ----
Sub Total Rp. 6.735.000.000
III. HUTANG Rp. 8.400.000
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 6.726.600.000
(*)